Prabowo Lontarkan Canda Tajam ke Trenggono dan Kapolri, Bikin Suasana Acara Groundbreaking Ceria

Back to Bali – 30 April 2026 | Jakarta, 30 April 2026 – Pada Rabu (29/4), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama..

2 minutes

Read Time

Prabowo Lontarkan Canda Tajam ke Trenggono dan Kapolri, Bikin Suasana Acara Groundbreaking Ceria

Back to Bali – 30 April 2026 | Jakarta, 30 April 2026 – Pada Rabu (29/4), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama 13 proyek strategis nasional tahapan hilirisasi tahap II di kawasan industri Cilacap, Jawa Tengah. Acara yang biasanya bersifat formal berubah menjadi lebih ringan setelah Prabowo melontarkan beberapa candaan kepada para pejabat yang hadir, termasuk Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit.

Candaan kepada Menteri Trenggono

Setelah menyapa satu per satu para tamu, Prabowo menujukan humor ke Trenggono dengan kalimat, “Saudara Sakti Wahyu Trenggono, sakti terus ya. Enggak boleh pingsan lagi. Sudah saya tidak panggil–panggil hari Sabtu–Minggu.” Candaan tersebut memicu tawa para peserta. Trenggono sempat pingsan pada Januari lalu ketika memimpin upacara penghormatan jenazah korban pesawat ATR 42–500, sehingga candaan Prabowo dianggap mengingatkan sekaligus menghibur.

Gurauan kepada Kapolri Listyo Sigit

Tak lama kemudian, Prabowo beralih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit. “Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit, makin kurus kau ya. Kenapa makin kurus? Stres?” ujar Presiden sambil tertawa. Candaan ini menyoroti penurunan berat badan Jenderal Listyo yang sempat menjadi pembicaraan media, namun Prabowo menekankan bahwa itu hanyalah lelucon ringan di tengah suasana resmi.

Reaksi dan Suasana Acara

Reaksi para pejabat yang hadir tergambar dalam tawa dan senyum. Seorang pejabat tidak disebutkan nama mengungkapkan bahwa humor Presiden membantu meredakan ketegangan setelah beberapa hari kerja intensif. Sementara itu, Prabowo melanjutkan sambutan dengan menekankan pentingnya proyek hilirisasi tersebut bagi pertumbuhan ekonomi nasional, menegaskan bahwa 13 proyek tersebut akan menambah nilai tambah bagi produk dalam negeri.

Kesalahan Daftar Hadir

Di bagian akhir, Prabowo mengakui adanya kekeliruan pada daftar hadir. Ia menyebutkan bahwa Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita tidak tercantum dalam catatan yang dibacanya. “Oh, Menteri perindustrian, kok namamu tidak ada di sini? Ini salah siapa? Minta maaf saudara Agus Gumiwang,” kata Prabowo. Kesalahan ini ditanggapi dengan tawa kembali, menegaskan suasana akrab antara Presiden dan para menteri.

Makna Politik di Balik Candaan

Walaupun terkesan santai, candaan Prabowo juga menyiratkan pesan politik. Dengan menyinggung kondisi fisik Trenggono dan Listyo, ia secara tidak langsung menyoroti beban kerja dan tekanan yang dialami pejabat tinggi. Humor tersebut berfungsi sebagai cara untuk menegaskan kepedulian terhadap kesejahteraan mereka, sekaligus menunjukkan bahwa kepemimpinan dapat dijalankan dengan pendekatan yang lebih manusiawi.

Acara tersebut diakhiri dengan foto bersama semua pejabat, menandai komitmen bersama untuk menyukseskan proyek hilirisasi yang diharapkan dapat meningkatkan produksi dalam negeri serta menciptakan lapangan kerja baru di wilayah Cilacap dan sekitarnya.

Dengan menyeimbangkan formalitas dan humor, Prabowo berhasil menciptakan suasana yang hangat sekaligus menyampaikan pesan penting tentang agenda pembangunan nasional.

About the Author

Bassey Bron Avatar