Apple Targetkan 20 GW Energi Terbarukan, Capai Rekor Material Daur Ulang 30%

Back to Bali – 18 April 2026 | Apple kembali menegaskan komitmennya dalam mengurangi jejak lingkungan dengan mengumumkan rencana ambisius untuk menambah kapasitas energi terbarukan..

Apple Targetkan 20 GW Energi Terbarukan, Capai Rekor Material Daur Ulang 30%

Back to Bali – 18 April 2026 | Apple kembali menegaskan komitmennya dalam mengurangi jejak lingkungan dengan mengumumkan rencana ambisius untuk menambah kapasitas energi terbarukan sebesar 20 gigawatt (GW) ke jaringan operasionalnya. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mencapai net‑zero carbon pada tahun 2030, sekaligus menandai pencapaian rekor baru dalam penggunaan material daur ulang pada produk‑produk tahun 2025.

Ekspansi Jaringan Energi Terbarukan

Perusahaan teknologi asal Cupertino ini akan memperluas pembangkit tenaga surya, angin, dan sumber energi hijau lainnya di lebih dari 30 lokasi global. Target 20 GW diproyeksikan akan mencukupi hampir seluruh kebutuhan listrik pusat data, toko ritel, dan fasilitas manufaktur Apple di seluruh dunia. Menurut pernyataan eksekutif senior, investasi ini tidak hanya mengurangi emisi karbon secara signifikan, tetapi juga menstabilkan biaya operasional melalui sumber energi yang lebih murah dan dapat diprediksi.

Rekor Material Daur Ulang dan Pengurangan Plastik

Pada saat yang sama, Apple mengumumkan bahwa 30 persen material yang digunakan dalam semua produk selama tahun 2025 berasal dari bahan daur ulang, menjadikan angka ini rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan. Selain itu, kemasan produk kini sepenuhnya bebas plastik, menggantinya dengan bahan biodegradable atau karton daur ulang. Baterai iPhone, iPad, dan MacBook yang dirilis akhir tahun lalu juga telah menggunakan 100 persen kobalt daur ulang serta logam tanah jarang yang diproses kembali, menutup siklus material secara lebih menyeluruh.

Dampak Terhadap Lingkungan dan Ekonomi Indonesia

Ekspansi energi terbarukan Apple memiliki implikasi positif bagi pasar energi hijau di Indonesia. Dengan meningkatnya permintaan akan listrik bersih, proyek‑proyek kolaboratif antara Apple dan penyedia energi lokal dapat mendorong pembangunan pembangkit surya dan angin di beberapa provinsi, menciptakan lapangan kerja baru serta transfer teknologi. Selain itu, penggunaan material daur ulang membuka peluang bagi industri pengolahan limbah elektronik domestik untuk memasok bahan baku ke rantai pasokan global.

Tahun Target Pencapaian
2025 30% material daur ulang 30% tercapai
2026 Penghapusan plastik pada kemasan Plastik dihapus total
2030 Net zero carbon Dalam proses

Tim Cook, CEO Apple, menegaskan bahwa inovasi lingkungan bukan sekadar agenda CSR, melainkan pendorong utama strategi bisnis. “Setiap megawatt energi bersih yang kami tambahkan memperkuat posisi kami sebagai pelopor teknologi berkelanjutan,” ujarnya. Dengan kombinasi peningkatan kapasitas energi terbarukan, material daur ulang, dan penghapusan plastik, Apple menyiapkan fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan iklimnya sekaligus memberikan contoh bagi perusahaan multinasional lainnya.

Langkah‑langkah tersebut diharapkan akan mempercepat transisi global menuju ekonomi hijau, sekaligus meningkatkan kesadaran konsumen akan pentingnya produk yang ramah lingkungan. Bagi Indonesia, partisipasi dalam rantai pasokan Apple dapat menjadi katalisator bagi pengembangan industri daur ulang dan energi terbarukan, memperkuat komitmen nasional terhadap target reduksi emisi yang ditetapkan dalam NDC.

Dengan visi jangka panjang yang jelas, Apple memperlihatkan bagaimana perusahaan teknologi dapat berperan aktif dalam mengatasi tantangan perubahan iklim, sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru melalui inovasi berkelanjutan.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar