Back to Bali – 16 April 2026 | Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya berada dalam kondisi prima menjelang pertemuan penting melawan Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Meskipun semangat tim sedang menggelora setelah menaklukkan Bali United, Hodak tidak menutup mata terhadap bahaya yang mengintai dari lawan yang sedang menunjukkan performa impresif.
Momentum Positif Pasca Kemenangan Besar
Setelah meraih kemenangan 2-1 atas Bali United pada laga sebelumnya, suasana di dalam skuad Maung Bandung menjadi lebih hidup. Hodak mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut tidak hanya mengangkat posisi Persib di klasemen, melainkan juga menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan. “Semua berjalan dengan baik. Kemenangan membuat suasana tim jadi lebih hidup,” ujarnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Selain peningkatan mental, kondisi fisik pemain juga dinilai dalam keadaan optimal. Tim pelatih memberi jeda istirahat selama dua hari, yang dimanfaatkan pemain untuk pulih sepenuhnya. “Kami sempat meliburkan tim selama dua hari. Sekarang pemain kembali dalam kondisi segar,” kata Hodak. Latihan pertama setelah jeda dikategorikan ringan, sehingga pemain dapat kembali beradaptasi tanpa kelelahan berlebih.
Perhatian pada Kekuatan Dewa United
Walaupun persiapan Persib terkesan mulus, Hodak mengingatkan bahwa Dewa United bukan lawan yang bisa diremehkan. Tim dari Banten menunjukkan konsistensi serangan yang tajam dan pertahanan yang terorganisir. “Mereka memiliki kekuatan yang harus kami perhitungkan, terutama dalam fase serangan balik,” tegas Hodak. Ia menambahkan bahwa pemain harus selalu siap menghadapi tekanan tinggi, terutama di Stadion Internasional Banten pada Senin (20/4/2026).
Jadwal Padat Menjadi Titik Penentu
Pertandingan melawan Dewa United masuk ke dalam periode krusial bagi Persib, mengingat tim akan menjalani empat pertandingan dalam rentang 16 hari. Hodak menekankan pentingnya konsistensi dan fokus pada setiap laga. “Sekarang kami harus fokus karena akan ada empat pertandingan dalam 16 hari. Saya sudah bilang ke semua orang, semua harus kembali fokus karena di momen inilah liga bisa ditentukan,” pungkasnya.
Jadwal tersebut meliputi pertemuan melawan lawan-lawan kuat lainnya, yang menuntut persiapan taktis sekaligus kebugaran optimal. Hodak menegaskan bahwa rotasi pemain akan dilakukan secara cermat untuk menjaga tingkat kebugaran, mengingat beban pertandingan yang padat.
Strategi Taktik dan Penyesuaian
Dalam persiapan taktis, pelatih asal Kroasia itu menekankan pentingnya fleksibilitas formasi. “Kami akan mengandalkan pola permainan yang menyeimbangkan serangan cepat dan kontrol bola,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pemain sayap akan diberi kebebasan untuk menembus pertahanan Dewa United, sementara lini tengah diinstruksikan menjaga kedalaman agar dapat menahan serangan balik.
Defender utama Persib, yang baru kembali dari cedera, diharapkan menjadi kunci dalam menahan serangan Dewa United yang mengandalkan kecepatan sayap. Di sisi lain, penyerang utama Persib dipersiapkan untuk memanfaatkan peluang bola mati, mengingat Dewa United memiliki catatan kebobolan pada set-piece yang relatif tinggi.
Harapan dan Tekad Tim
Dengan energi positif yang mengalir, para pemain Persib menaruh harapan tinggi pada pertandingan ini. Mereka menyadari bahwa kemenangan dapat memperkuat posisi dalam perburuan gelar juara musim ini. “Kami ingin terus memperlihatkan sepakbola yang menghibur dan kompetitif,” kata kapten tim dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Namun, Hodak menegaskan bahwa semangat kemenangan tidak boleh mengaburkan kewaspadaan. “Jangan terlena. Kita harus tetap fokus dan konsisten,” seru sang pelatih, menutup sesi persiapan dengan pesan yang jelas: persiapan mental, fisik, dan taktis harus berjalan beriringan untuk menaklukkan Dewa United.
Jika Persib mampu menggabungkan energi positif, kebugaran optimal, dan taktik yang tepat, peluang untuk meraih tiga poin melawan Dewa United sangat terbuka lebar. Namun, kegagalan memperhatikan detail dan mengabaikan ancaman lawan dapat berakibat fatal dalam fase krusial liga ini.
Dengan tekad kuat dan peringatan yang jelas dari Bojan Hodak, Persib bertekad mengukir hasil positif di Banten, sekaligus menjaga momentum yang telah dibangun dari kemenangan melawan Bali United.













