Dari Juventus ke Piala Dunia: Livano Comenencia Ukir Sejarah untuk Curaçao!

Back to Bali – 15 Juni 2026 | Houston, Amerika Serikat – Momen bersejarah tercipta di Piala Dunia 2026 ketika Livano Comenencia, gelandang muda Curaçao, mencetak gol pertama bagi negaranya di ajang turnamen sepak bola terbesar di dunia. Gol debut yang dicetak pada menit ke-21 melawan raksasa Jerman ini tidak hanya menyamakan kedudukan menjadi 1-1,…

3 minutes

Read Time

Dari Juventus ke Piala Dunia: Livano Comenencia Ukir Sejarah untuk Curaçao!

Back to Bali – 15 Juni 2026 | Houston, Amerika Serikat – Momen bersejarah tercipta di Piala Dunia 2026 ketika Livano Comenencia, gelandang muda Curaçao, mencetak gol pertama bagi negaranya di ajang turnamen sepak bola terbesar di dunia. Gol debut yang dicetak pada menit ke-21 melawan raksasa Jerman ini tidak hanya menyamakan kedudukan menjadi 1-1, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai pionir dalam sejarah sepak bola Curaçao.

Pertandingan Grup E antara Jerman dan Curaçao yang digelar di NRG Stadium ini awalnya diprediksi akan menjadi ajang pembuktian dominasi Jerman. Namun, Curaçao, salah satu dari empat tim debutan di Piala Dunia kali ini, menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Setelah tertinggal 0-1 oleh gol cepat Felix Nmecha di menit ke-6, Comenencia tampil sebagai pahlawan tak terduga.

Menerima bola pantul di tepi kotak penalti, Comenencia melepaskan tendangan keras kaki kiri yang berbelok arah setelah mengenai bek Jerman, mengecoh kiper berpengalaman Manuel Neuer. Gol tersebut disambut sorak-sorai para pendukung Curaçao yang hadir, menandakan kehadiran mereka di panggung dunia dengan cara yang tak terlupakan.

Perjalanan Livano Comenencia menuju panggung Piala Dunia penuh dengan lika-liku menarik. Pemain berusia 22 tahun ini, yang lahir di Breda, Belanda, pada 3 Februari 2004, memiliki darah Curaçao yang memungkinkannya mewakili negara Karibia tersebut. Bakatnya mulai terasah di akademi PSV Eindhoven, sebuah institusi ternama di Belanda.

Pada tahun 2021, potensi Comenencia diakui secara luas ketika The Guardian memasukkannya dalam daftar 60 talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Pengakuan ini membuka pintu baginya untuk bergabung dengan Juventus Next Gen, tim cadangan klub raksasa Italia, Juventus, pada jendela transfer musim panas 2023. Di Turin, ia menghabiskan dua musim (2023-2025) bermain di Serie C, mencatatkan 70 penampilan dengan 3 gol dan 8 assist, serta sempat mengikuti pemusatan latihan bersama tim utama Juventus di bawah asuhan Thiago Motta.

Dalam sebuah wawancara pada Mei 2025, Comenencia mengungkapkan kebahagiaannya saat ditawari bergabung dengan Juventus. “Saya tidak tahu, tapi kemudian agen saya dan ayah saya menelepon dan memberitahu bahwa Juventus tertarik, dan saya terkejut karena itu adalah klub besar di Eropa, itu sangat menyenangkan. Saya tidak sabar untuk bermain dengan jersey yang indah ini. Sekarang saya di sini dan masih bahagia,” ujarnya.

Kemampuan Comenencia yang serbabisa, mampu bermain sebagai gelandang hingga sayap, menjadikannya aset berharga bagi tim. Setelah meninggalkan Juventus, ia melanjutkan kariernya di Eropa dengan bergabung bersama FC Zurich di Liga Swiss pada Agustus 2025. Di klub barunya ini, ia dengan cepat menjadi pemain kunci di lini pertahanan.

Comenencia juga memiliki ikatan menarik dengan sepak bola Indonesia. Ia pernah menjadi rekan setim bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, saat membela Belanda U-20. Selain itu, ia juga pernah bermain bersama pemain keturunan Indonesia lainnya seperti Tristan Gooijer di timnas Belanda U-19.

Kini, sebagai bagian dari generasi emas Curaçao yang berhasil membawa negara tersebut lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya, Livano Comenencia telah menuliskan namanya dalam buku sejarah. Golnya ke gawang Jerman bukan hanya sekadar angka, tetapi simbol dari perjuangan, mimpi, dan potensi sepak bola dari negara yang lebih kecil di kancah internasional.

Kisah Comenencia adalah bukti bahwa mimpi bisa terwujud melalui kerja keras dan dedikasi, melintasi batas negara dan benua. Dari Serie C Italia hingga mencetak gol di Piala Dunia, perjalanannya menginspirasi banyak talenta muda di seluruh dunia.

About the Author

Zillah Willabella Avatar