Back to Bali – 02 Mei 2026 | Sabtu, 1 Mei 2026, Stadion Municipal de Riazor menjadi saksi pertarungan sengit antara Deportivo La Coruña melawan Leganés dalam laga LaLiga 2 yang berpotensi mengubah arah klasemen. Dengan dukungan ribuan suporter yang mengibarkan bendera biru putih, Deportivo berhasil menorehkan kemenangan tipis 2-1, menambah poin penting dalam upaya kembali ke kasta teratas kompetisi.
Babak Pertama: Dominasi Awal Deportivo
Sejak peluit awal, Deportivo memperlihatkan pola permainan menyerang yang terstruktur. Tekanan tinggi diterapkan pada lini belakang Leganés, memaksa lawan melakukan beberapa kali penguasaan bola yang tidak berbahaya. Pada menit ke-12, Carlos Mena menerima umpan silang dari sayap kanan dan menyundul bola ke gawang, mencetak gol pembuka yang mengundang sorak sorai penonton.
Setelah gol pertama, pelatih Deportivo, Luis García, menyesuaikan taktik dengan menambah pemain tengah kreatif, menjadikan aliran serangan lebih variatif. Leganés berusaha merespons, namun lini pertahanan Deportivo, dipimpin oleh kapten Juan Carlos, tetap solid, menahan setiap serangan balik.
Babak Kedua: Leganés Menyusul dan Deportivo Membalas
Memasuki babak kedua, Leganés meningkatkan intensitasnya. Pada menit ke-58, Alejandro Palma, yang sebelumnya menjadi sorotan dalam kompetisi internasional, berhasil menembus pertahanan Deportivo dan melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti, namun bola meleset tipis ke tiang gawang. Tekanan Leganés berlanjut, dan pada menit ke-70, mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui gol dari striker mereka, Fernando Ruiz, yang memanfaatkan bola bola mati.
Namun kegembiraan Leganés tidak berlangsung lama. Pada menit ke-78, Mena kembali menjadi penentu. Setelah serangan balik cepat, ia menerima umpan terobosan dari gelandang tengah, Pedro Fernández, dan menembakkan bola dengan kaki kanan ke sudut atas gawang, menambah keunggulan Deportivo menjadi 2-1.
Statistik Kunci
- Penguasaan bola: Deportivo 57% – Leganés 43%
- Tembakan tepat sasaran: Deportivo 8 – Leganés 5
- Serangan ke gawang: Deportivo 14 – Leganés 9
- Kartu kuning: Deportivo 3 – Leganés 2
Taktik dan Penilaian Pelatih
Luis García memuji performa timnya, terutama kemampuan Mena dalam mengeksekusi peluang krusial. “Kami menyiapkan strategi untuk menguasai lini tengah, dan pemain kami melaksanakan dengan disiplin,” ungkap García dalam konferensi pers pasca pertandingan. Di sisi lain, pelatih Leganés, Javier Martínez, mengakui kesalahan defensif pada menit-menit akhir, namun menekankan bahwa timnya akan belajar dari kekalahan ini.
Dampak Terhadap Klasemen
Kemenangan 2-1 ini mengangkat Deportivo La Coruña ke posisi ke-5 dengan total 48 poin, menutup jarak hanya tiga poin dari zona promosi langsung. Sementara Leganés tetap berada di posisi ke-10, harus berjuang lebih keras untuk mengamankan tempat aman menjelang akhir musim.
Reaksi Suporter dan Suasana Stadion
Suporter Deportivo, yang dikenal sebagai “Riazoristas”, menyambut kemenangan dengan nyanyian berirama dan kembang api sederhana. Di media sosial, tagar #DeportivoMaju dan #RiazorBerkibar menjadi trending lokal. Sementara suporter Leganés, meski kecewa, tetap memberikan penghargaan kepada tim atas perjuangan mereka.
Secara keseluruhan, pertandingan ini tidak hanya menambah tiga poin bagi Deportivo, tetapi juga menegaskan niat mereka untuk kembali ke LaLiga pertama. Dengan performa Mena dan Palma yang kembali bersinar, serta strategi pelatih yang terbukti efektif, harapan bagi pendukung Deportivo untuk menembus zona promosi semakin menguat menjelang putaran terakhir musim.













