Drama 3-2 di Brugge: Zulte Waregem Raih Kemenangan Penentuan di Relegation Play‑offs

Back to Bali – 02 Mei 2026 | Zulte Waregem berhasil menumbangkan tuan rumah Cercle Brugge dengan skor tipis 3‑2 pada laga Play‑off 3 Relegation..

2 minutes

Read Time

Drama 3-2 di Brugge: Zulte Waregem Raih Kemenangan Penentuan di Relegation Play‑offs

Back to Bali – 02 Mei 2026 | Zulte Waregem berhasil menumbangkan tuan rumah Cercle Brugge dengan skor tipis 3‑2 pada laga Play‑off 3 Relegation Play‑offs Belgian Pro League yang digelar di Stadion Jan Breydel pada akhir pekan.

Ringkasan pertandingan

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Cercle Brugge membuka keunggulan melalui serangan cepat pada menit ke‑12, namun gol tersebut dibatalkan oleh keputusan VAR karena offside. Pada menit ke‑23, Zulte Waregem berhasil menyamakan kedudukan lewat tembakan akurat dari striker muda mereka, menandai awal balapan poin yang sengit.

Setelah jeda istirahat, kedua tim saling menukar serangan. Pada menit ke‑55, Zulte Waregem unggul 2‑1 berkat gol krusial dari Opoku, yang memanfaatkan ruang di kotak penalti lawan. Namun, Cercle Brugge tidak tinggal diam; mereka kembali menyamakan kedudukan di menit ke‑68 melalui tendangan bebas terarah.

Menjelang akhir pertandingan, Zulte Waregem kembali menambah keunggulan lewat gol penentu di menit ke‑84, kembali dari Opoku yang memanfaatkan kekeliruan pertahanan lawan. Gol terakhir datang pada menit ke‑90+2, saat Brent Gabriël melakukan penyelamatan krusial yang mempertahankan keunggulan timnya.

Analisis taktik

Pelatih Lars Friis (Cercle Brugge) mengakui bahwa timnya gagal mengeksekusi pressing yang konsisten. “Di babak pertama kami berhasil menemukan ruang, namun pressing tidak maksimal. Setelah istirahat, situasinya berbalik,” ujarnya dalam analisis pasca‑pertandingan.

Di sisi lain, Zulte Waregem menerapkan formasi 4‑3‑3 yang menekankan transisi cepat. Penggunaan pemain sayap yang agresif membuka celah di sisi kanan pertahanan Brugge, memungkinkan Opoku untuk sering berada di posisi berbahaya.

Reaksi pelatih dan kapten

Lars Friis menilai hasil akhir sebagai “kekalahan yang menyakitkan” namun tetap optimis. “Saya tidak sepenuhnya puas, meski kami menyaksikan gol‑gol indah di kedua sisi. Kami berada dalam proses pembangunan dan akan mengambil pelajaran dari kekalahan ini untuk musim depan,” katanya.

Pieter Gerkens, kapten Cercle Brugge, menambahkan bahwa perubahan taktis selama pertandingan memperparah situasi. “Kami melakukan pergantian pemain terlalu awal, memaksa Vanzeir bermain di lini tengah dan membuat Adewumi keluar lebih awal. Hal itu memengaruhi ritme tim,” ungkapnya.

Implikasi klasemen

Kemenangan ini menempatkan Zulte Waregem pada posisi ke‑13 dengan empat poin selisih dari Cercle Brugge yang kini berada di peringkat ke‑14. Dengan satu pertandingan tersisa, Zulte Waregem memiliki peluang kuat untuk mengamankan tempat aman di liga, sementara Cercle Brugge harus berjuang keras untuk menghindari degradasi.

Posisi La Louvière di peringkat ke‑15 dan FCV Dender EH di peringkat ke‑16 tetap rapuh, dengan Dender masih memiliki peluang untuk beralih ke duel barrag​e melawan Beerschot atau Lommel.

  • Gol Opoku (2) – Penentu kemenangan Zulte Waregem
  • Gol penyeimbang Cercle Brugge – Tendangan bebas menit 68
  • Penyelamatan Brent Gabriël – Memastikan keunggulan 3‑2

Dengan hasil ini, Zulte Waregem menunjukkan karakter kuat di fase penentuan, sementara Cercle Brugge harus mengevaluasi kembali strategi pressing dan rotasi pemain menjelang pertandingan terakhir.

About the Author

Bassey Bron Avatar