Gerakan Badung Peduli Residu Menyasar Pelajar, Edukasi Lingkungan dan Bahaya Narkoba Digencarkan

Back to Bali – 08 Juni 2026 | Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini menyasar generasi muda dengan tujuan meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan remaja dari bahaya penyalahgunaan…

2 minutes

Read Time

Gerakan Badung Peduli Residu Menyasar Pelajar, Edukasi Lingkungan dan Bahaya Narkoba Digencarkan

Back to Bali – 08 Juni 2026 | Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan ini menyasar generasi muda dengan tujuan meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan remaja dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Ketua TP PKK, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak dini bagi para pelajar.

‘Anak-anakku sekalian, kalian adalah aset paling berharga bagi Kabupaten Badung dan masa depan Bali. Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk mendengarkan materi, tetapi untuk memahami dua hal penting yang sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup kita semua: bagaimana kita merawat bumi tempat kita berpijak, dan bagaimana kita merawat diri sendiri agar tetap sehat, kuat, dan jauh dari segala bahaya,’ ujarnya.

Terkait pengelolaan sampah, Rasniathi menjelaskan bahwa sampah residu merupakan jenis sampah yang tidak dapat didaur ulang maupun dikomposkan sehingga memerlukan penanganan khusus dan kedisiplinan dalam pengelolaannya.

Ia mengajak para siswa untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah dan sekolah, mengurangi penggunaan produk sekali pakai, serta mendukung penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Bumbi turut memberikan edukasi mengenai upaya pengurangan limbah popok dan pembalut sekali pakai yang menjadi salah satu penyumbang sampah residu rumah tangga.

Selain isu lingkungan, sosialisasi juga menyoroti pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Sebagai Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Rasniathi memberikan pesan kepada para pelajar agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

‘Narkoba adalah musuh utama masa depan kalian. Zat ini tidak hanya merusak fisik dan akal sehat, tetapi juga menghancurkan cita-cita, keluarga, dan masa depan yang sudah kalian rencanakan. Jangan pernah sekalipun mencoba, tergoda, atau terbuai oleh tawaran yang tidak jelas asal-usulnya. Katakan ‘TIDAK’ pada narkoba, dan jadilah pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berguna bagi nusa serta bangsa,’ tegasnya.

About the Author

Zillah Willabella Avatar