Harga Melonjak, Lo Kheng Hong Ganda Koleksi Saham DILD di Tengah Pasar Turun!

Back to Bali – 08 Mei 2026 | Jakarta, 7 Mei 2026 – Investor veteran pasar modal Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali memperkuat posisinya di saham Intiland..

3 minutes

Read Time

Harga Melonjak, Lo Kheng Hong Ganda Koleksi Saham DILD di Tengah Pasar Turun!

Back to Bali – 08 Mei 2026 | Jakarta, 7 Mei 2026 – Investor veteran pasar modal Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali memperkuat posisinya di saham Intiland (ticker DILD) dengan menambah lebih dari 15 juta lembar saham pada 6 Mei 2026. Transaksi akumulasi ini menambah kepemilikan Lo menjadi 733,68 juta lembar, atau setara 7,08 % dari total saham beredar, naik dari 6,93 % sebelum pembelian.

Detail Akumulasi Saham

Menurut data yang dipatenkan pada 6 Mei 2026, Lo Kheng Hong berhasil menyerap 15.179.600 helai saham Intiland secara senyap melalui jaringan broker terkemuka, antara lain Sinarmas Sekuritas, MNC Sekuritas, Ekokapital Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Korea Investment, Sekuritas Indonesia, Pluang Maju Sekuritas, Sucor Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Panin Sekuritas, dan BCA Sekuritas. Alamat transaksi tercatat di Jalan Pademangan IV No.23, RT 002/RW 001, Pademangan Timur, Jakarta Utara.

Harga per lembar pada penutupan perdagangan 6 Mei 2026 tercatat Rp125, sehingga nilai total akuisisi diperkirakan mencapai sekitar Rp1,89 miliar. Meskipun rincian harga beli per broker tidak diungkapkan, perkiraan nilai tersebut memberikan gambaran besarnya komitmen Lo pada saham yang tengah mengalami tekanan harga.

Strategi Lo di Tengah Fluktuasi Pasar

Pasar modal Indonesia saat ini menunjukkan tren penurunan, dengan indeks utama mengalami koreksi signifikan. Namun, Lo Kheng Hong menilai situasi ini sebagai “peluang emas”. Menurut pernyataan yang beredar, Lo percaya bahwa penurunan harga memberi ruang bagi investor jangka panjang untuk menambah posisi pada saham yang dipandang undervalued. “Ketika pasar kontraksi, itulah saatnya membeli dengan harga diskon,” ujarnya dalam sebuah wawancara tidak resmi.

Strategi Lo yang konsisten menambah koleksi saham selama fase koreksi menegaskan keyakinannya pada fundamental Intiland. Meskipun kinerja keuangan perusahaan berada dalam tren turun, Lo tetap memandang nilai jangka panjangnya lebih besar daripada tekanan jangka pendek.

Free Float dan Regulasi Bursa

Intiland kini berada dalam zona aman terkait regulasi free float. Bursa Efek Indonesia (BEI) mensyaratkan minimal 15 % saham publik untuk setiap emiten. DILD mencatat free float sebesar 38,9 %, jauh di atas ambang batas tersebut. Dengan kapitalisasi pasar Rp1,27 triliun, saham Intiland diperdagangkan di papan utama BEI.

Data BEI menunjukkan bahwa dari 965 perusahaan tercatat, 312 belum memenuhi standar free float 15 %, sementara 584 sudah sesuai dengan rekomendasi MSCI. Posisi DILD yang kuat dalam hal likuiditas publik menambah daya tarik bagi investor institusional dan ritel.

Implikasi bagi Investor Lain

  • Akumulasi saham dalam volume besar dapat menstabilkan harga pada saat volatilitas tinggi.
  • Free float yang tinggi meningkatkan likuiditas dan mengurangi risiko manipulasi pasar.
  • Strategi membeli saat harga turun dapat menghasilkan keuntungan jangka panjang jika fundamental perusahaan tetap kuat.

Langkah Lo Kheng Hong juga memberi sinyal kepada pelaku pasar bahwa saham Intiland masih dianggap memiliki nilai intrinsik yang menarik, meskipun laporan keuangan terbaru menunjukkan tekanan pada margin dan pendapatan.

Keputusan Lo untuk menambah kepemilikan di tengah kondisi pasar yang menantang mempertegas reputasinya sebagai kolektor saham berpengalaman. Dengan total kepemilikan kini mencapai lebih dari 733 juta lembar, Lo menempati posisi strategis untuk mempengaruhi arah pergerakan saham DILD di masa depan.

Pasar akan terus memantau langkah selanjutnya, terutama apakah akumulasi ini akan memicu pergerakan harga ke atas atau tetap berada dalam zona koreksi. Bagi investor lain, contoh Lo Kheng Hong dapat menjadi referensi dalam merumuskan strategi beli pada fase pasar yang bergejolak.

About the Author

Kanya Virtudes Virtudes Avatar