Back to Bali – 06 Mei 2026 | Jakarta, 5 Mei 2026 – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), anak perusahaan konglomerat Anthoni Salim, mengumumkan peningkatan signifikan dalam penjualan kendaraan listrik (EV) melalui serangkaian pameran yang digelar di ibukota. CEO Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo, menegaskan bahwa ajang tersebut bukan sekadar pameran produk, melainkan bagian dari strategi konkret untuk mempercepat adopsi EV di Indonesia.
Strategi Penjualan di Tengah Kenaikan Harga BBM
Lonjakan harga bahan bakar non‑subsidi yang diumumkan Pertamina pada 4 Mei 2026 menjadi latar belakang kuat bagi konsumen untuk beralih ke mobil listrik. Harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.900 per liter, Dex menjadi Rp27.900, dan Dexlite menjadi Rp26.000. Kenaikan tersebut menimbulkan tekanan pada dompet konsumen, mendorong pencarian alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.
Santiko menambahkan, “Kami melihat tren konsumen yang semakin tertarik pada EV, terutama karena faktor biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil. Pameran ini kami jadikan sarana edukasi sekaligus demonstrasi langsung manfaat kendaraan listrik.”
Ragam Model EV yang Ditampilkan
Pameran menampilkan sepuluh model EV dari merek global yang telah bekerja sama dengan Indomobil Group, antara lain Changan, Citroën, GAC Aion, JAC, Maxus, dan Volkswagen. Berikut daftar model yang dapat diuji coba oleh pengunjung:
- Aion V (GAC Aion) – sedan dengan jarak tempuh hingga 600 km.
- Aion UT – crossover yang mengusung teknologi baterai cepat isi.
- Hyptec HT – konsep hatchback berdesain futuristik.
- Changan Lumin – city car dengan dimensi kompak.
- Changan Deepal S07 – SUV listrik berkapasitas penumpang tujuh orang.
- Citroën eC3 – hatchback berfokus pada kenyamanan interior.
- JAC Trekker T9 EV – kendaraan niaga ringan untuk keperluan bisnis.
- Maxus Mifa 9 – MPV mewah dengan fitur hiburan premium.
- Maxus Mifa 7 – MPV menengah dengan ruang kabin fleksibel.
- Volkswagen ID. Buzz – van retro modern dengan teknologi autonomous driving level 2.
Setiap model menonjolkan keunggulan tersendiri, mulai dari efisiensi energi, kapasitas penumpang, hingga inovasi infotainment. Pengunjung diberikan kesempatan untuk melakukan test drive, memungkinkan mereka merasakan langsung performa akselerasi, keheningan mesin, dan kemudahan pengisian baterai.
Dukungan Kebijakan dan Insentif Pemerintah
Pemerintah Indonesia terus mengeluarkan kebijakan yang mendukung percepatan adopsi EV, termasuk insentif pajak, pembebasan aturan ganjil‑genap, dan alokasi kuota 100.000 unit EV pada tahun 2026 yang dibahas dalam pertemuan antara Menperin dan Gubernur DKI Jakarta. Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat pasar domestik serta menarik investasi produsen otomotif internasional.
Reaksi Pasar dan Prospek Penjualan
Data internal Indomobil menunjukkan peningkatan penjualan EV sebesar 35% dibandingkan kuartal sebelumnya. Analisis pasar mengindikasikan bahwa pertumbuhan tahunan dapat mencapai dua digit jika tren kenaikan harga BBM dan kebijakan insentif berlanjut. Selain itu, kehadiran merek-merek global dalam satu lokasi memberikan pengalaman belanja yang terintegrasi, mengurangi friksi bagi konsumen yang masih ragu.
Para ahli industri menilai bahwa Indomobil berada pada posisi strategis untuk menjadi penggerak utama transformasi mobilitas di Indonesia. “Dengan jaringan dealer yang luas dan portofolio produk yang beragam, Indomobil dapat menyalurkan EV ke segmen menengah‑atas maupun menengah‑bawah,” ujar seorang analis otomotif senior.
Penutup, upaya Indomobil dalam menggenjot penjualan EV melalui pameran, test drive, dan edukasi publik tampak selaras dengan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM dan kebijakan pemerintah. Langkah ini tidak hanya meningkatkan volume penjualan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon serta mempercepat transisi Indonesia menuju mobilitas berkelanjutan.













