Back to Bali – 14 Mei 2026 |
Gubernur Bali Wayan Koster mengajak pelaku hotel, restoran, dan kafe (horeka) di Kota Denpasar untuk melakukan pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini dilakukan agar Bali bersih dan nyaman untuk dikunjungi sebagai tujuan utama destinasi wisata dunia. Gubernur Koster menegaskan bahwa kontribusi pariwisata terhadap pertumbuhan perekonomian Bali sangatlah tinggi, yaitu 66,00 persen. Oleh karena itu, Bali harus dirawat agar bisa berkelanjutan. Cara merawatnya, tidak saja melalui peningkatan infrastruktur dan menjaga keamanan, namun juga dengan mengatasi masalah sampah. Gubernur Koster mengatakan bahwa Bali sudah mempunyai pola pengelolaan sampah dari hulu, tengah, dan hilir. Untuk di hilir, harus mendapatkan prioritas utama dalam Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL). Presiden RI punya perhatian luar biasa untuk Bali, dengan demikian semua di Bali bertekad pada tahun 2028, Bali ini sudah bersih dari sampah.













