Back to Bali – 19 Juni 2026 | Jakarta, ibu kota Indonesia, baru-baru ini mengalami beberapa kejadian yang menghebohkan. Seorang siswi SMAN 6 Jakarta tewas akibat terjatuh dari motor yang ditumpanginya dan terlindas bus sekolah di Kebayoran Baru, Jaksel. Kecelakaan itu terjadi pada pagi hari sekitar jam 05.30 WIB, ketika korban sedang diantar ke sekolah oleh ayahnya.
Sementara itu, Srikandi Jakarta menggelar kegiatan bertajuk Pilah Sampah dari Rumah di Lobi Rusunawa Pengadegan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membumikan pemilahan sampah di tengah masyarakat dan mengajak warga untuk memilah sampah dari rumah.
Jakarta juga menghadapi masalah kucing liar. Dilaporkan bahwa terdapat sekitar 1,5 juta kucing liar di Jakarta, yang merupakan salah satu populasi kucing liar terbanyak di dunia. Kucing-kucing ini seringkali ditemukan di tempat-tempat umum, seperti stasiun kereta api dan taman, dan beberapa di antaranya telah menjadi mascot tak resmi bagi warga setempat.
Eksekusi lahan Hotel Sultan Jakarta juga menjadi perhatian. Lahan tersebut dieksekusi karena hak guna bangunan (HGB) telah berakhir dan tidak diperpanjang oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pihak pengelola hotel tidak setuju dengan keputusan ini dan mengajukan banding.
Bank Indonesia (BI) juga melakukan hike rate untuk menstabilkan rupiah. BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen. Keputusan ini diambil untuk mengatasi tekanan terhadap rupiah dan meningkatkan kepercayaan investor.
Dalam beberapa minggu terakhir, Jakarta memang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kecelakaan, masalah sampah, kucing liar, hingga masalah ekonomi. Namun, dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat, diharapkan Jakarta dapat menjadi kota yang lebih baik dan lebih sejahtera.













