Meninggal di Madinah: Kronologi Tragis Jemaah Haji Asal Tegal yang Sempat Sesak Napas Usai Tiba di Bandara

Back to Bali – 27 April 2026 | Operasional keberangkatan haji melalui Embarkasi Solo (SOC) terus bergulir intens pada minggu pertama April 2026. Dari total..

Meninggal di Madinah: Kronologi Tragis Jemaah Haji Asal Tegal yang Sempat Sesak Napas Usai Tiba di Bandara

Back to Bali – 27 April 2026 | Operasional keberangkatan haji melalui Embarkasi Solo (SOC) terus bergulir intens pada minggu pertama April 2026. Dari total 4.675 jemaah yang terdaftar, sebanyak 3.935 orang telah berhasil terbang ke Tanah Suci, menandakan laju keberangkatan yang teratur dan terkoordinasi. Namun, di tengah kelancaran tersebut, sebuah kabar duka menyelimuti kloter SOC 03: seorang jemaah berusia 68 tahun asal Kabupaten Tegal, Rodiyah binti Wayan, meninggal dunia di Madinah pada 23 April 2026.

Kejadian Maut di Madinah

Rodiyah binti Wayan dilaporkan mengalami sesak napas yang tiba‑tiba setelah tiba di Bandara Internasional Madinah. Kondisi tersebut berkembang menjadi henti jantung pada pukul 11.45 WIB setempat. Tim medis di lokasi mengonfirmasi penyebab kematian akibat kegagalan pernapasan dan henti jantung. Almarhumah akan dimakamkan di Makam Baqi, area pemakaman bersejarah di Madinah, sesuai dengan prosedur yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.

Operasional Embarkasi Solo pada Hari Kelima

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, menyatakan bahwa proses pemberangkatan berjalan lancar meski dihadapkan pada tantangan kesehatan. Sampai Sabtu, 25 April 2026, sebanyak 13 kloter (kelompok) telah menempuh perjalanan, dengan 11 kloter sudah lepas landas menuju Arab Saudi. Jadwal yang padat mencakup kedatangan kloter baru di asrama dan keberangkatan ke Tanah Suci pada hari yang sama.

Jadwal Kedatangan dan Keberangkatan di Embarkasi Solo

  • Kedatangan di Asrama:
    • Kloter 14 (06.00 WIB): Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Purbalingga
    • Kloter 15 (13.00 WIB): Kota Pekalongan, Kabupaten Purbalingga, Kota Tegal
  • Keberangkatan ke Tanah Suci:
    • Kloter 10 (00.10 WIB): Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal
    • Kloter 11 (06.05 WIB): Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan
    • Kloter 12 (15.30 WIB): Kabupaten Pekalongan, Kota Semarang
    • Kloter 13 (21.00 WIB): Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Semarang

Tindakan Kesehatan dan Penanganan Keluarga

PPIH Embarkasi Solo memastikan layanan kesehatan optimal bagi seluruh jemaah. Pada hari yang sama dengan kejadian meninggalnya Rodiyah, terdapat delapan jemaah yang memerlukan perawatan medis: tiga dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi, dua ke RSUP Surakarta, dan tiga lainnya berada dalam observasi di Poliklinik Embarkasi. Tim medis dan petugas pendamping berkoordinasi untuk memberikan perawatan intensif serta memastikan proses asuransi dan hak‑hak jemaah terpenuhi.

Fitriyanto menegaskan bahwa hak ibadah haji almarhumah akan dibadalkan oleh petugas, dan proses asuransi bagi ahli waris akan dipercepat. Belasungkawa mendalam disampaikan kepada keluarga Rodiyah, sekaligus penegasan bahwa keselamatan dan kenyamanan jemaah tetap menjadi prioritas utama.

Secara umum, operasional haji melalui Embarkasi Solo tetap berjalan sesuai rencana meski menghadapi tantangan medis. Pihak pengelola terus memantau kondisi kesehatan jemaah, memperketat prosedur pemeriksaan sebelum keberangkatan, dan menyiapkan logistik yang memadai untuk mengantisipasi situasi darurat.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan fisik dan medis bagi setiap calon jemaah haji. Ibadah haji menuntut stamina tinggi, dan pihak terkait diharapkan terus meningkatkan standar kesehatan serta edukasi pra‑keberangkatan agar risiko serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar