Back to Bali – 27 April 2026 | Grup musik pop rock Indonesia, Naff, mengumumkan secara resmi bahwa vokalis utama mereka, Marvel Habibi yang lebih dikenal dengan panggilan El, tidak lagi menjadi bagian dari formasi band mulai tanggal 19 April 2026. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Naff pada hari Senin, 27 April 2026, dan langsung menuai perhatian para penggemar serta pelaku industri musik.
“Dengan adanya pengumuman ini, kami Naff menyatakan bahwa per tanggal 19 April 2026, saudara Marvel Habibi (El) secara resmi sudah tidak lagi menjadi personel atau bagian dari Naff,” ujar pernyataan resmi yang diunggah oleh akun band tersebut. “Kami berterima kasih kepadanya atas energi, dedikasi, dan momen yang sudah dilalui bersama, baik di atas panggung maupun di luar panggung. Babak bersamanya telah berakhir dan kami mendoakan kesuksesan untuk langkah beliau selanjutnya,” lanjut pernyataan itu.
Meski tidak menjelaskan secara rinci alasan kepergian El, Naff menegaskan bahwa perjalanan musik mereka akan terus berlanjut. “Perjalanan terus berlanjut, sebuah babak baru sedang ditulis. Sampai jumpa dalam waktu dekat,” tutup pernyataan tersebut, menandakan bahwa band sedang menyiapkan vokalis pengganti yang belum diungkapkan kepada publik.
Marvel Habibi, yang bergabung dengan Naff sejak awal karier band, dikenal lewat suara khasnya yang menonjolkan melodi emosional pada lagu-lagu hits seperti “Kau Masih Kekasihku” dan “Kau Tinggal Di Hati”. Selama masa aktifnya, El tidak hanya menjadi wajah vokal, tetapi juga berperan dalam proses kreatif penulisan lagu, sehingga kepergiannya dipandang sebagai kehilangan signifikan bagi penggemar.
Reaksi para penggemar beragam. Sebagian menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan El, sementara yang lain mengekspresikan kekecewaan atas berakhirnya era kolaborasi mereka. Berikut beberapa komentar yang beredar di media sosial:
- “Terima kasih El, atas semua momen indah bersama Naff. Semoga sukses di langkah berikutnya!” – @fansnaffofficial
- “Kehilangan suara El terasa berat, tapi berharap Naff tetap kuat dan menemukan vokalis baru yang cocok.” – @musicianindonesia
- “Semoga El menemukan proyek baru yang lebih menantang. Kita tetap mendukung!” – @indomusiclover
Para kritikus musik menilai bahwa perubahan formasi vokalis bukanlah hal yang asing dalam industri. Mereka menekankan pentingnya adaptasi band dalam mempertahankan relevansi di pasar yang dinamis. “Naff memiliki rekam jejak kuat dalam menciptakan lagu-lagu yang menyentuh hati, dan mereka telah menunjukkan kemampuan beradaptasi sebelumnya. Keberhasilan mereka ke depannya akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana mereka menata kembali identitas suara mereka,” ujar seorang analis musik senior.
Sementara itu, manajemen Naff belum memberikan detail mengenai proses seleksi vokalis baru atau timeline resmi peluncuran anggota baru tersebut. Namun, dalam pernyataan terakhir, mereka menegaskan komitmen untuk tetap menggelar konser dan merilis materi baru dalam waktu dekat, menandakan bahwa jadwal tur dan produksi lagu tidak akan tertunda secara signifikan.
Kepergian El juga membuka peluang bagi anggota lain dalam band untuk mengeksplorasi peran tambahan, baik dalam vokal pendukung maupun penulisan musik. Sejak awal, Naff dikenal dengan kolaborasi internal yang erat, sehingga dinamika internal kemungkinan akan mengalami penyesuaian tanpa mengorbankan kualitas produksi musik mereka.
Secara keseluruhan, pengumuman ini menandai titik penting dalam sejarah Naff. Meskipun kehilangan vokalis utama, band tetap optimis dan bertekad untuk menulis babak baru yang lebih segar. Penggemar diharapkan tetap setia mendukung perjalanan musik Naff, sambil menantikan identitas vokalis baru yang akan memperkaya warna suara grup ini.











