Back to Bali – 15 April 2026 | Nissan resmi mengumumkan peluncuran generasi terbaru Nissan Rogue Hybrid 2027, menandai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di segmen SUV kompak yang semakin kompetitif di Indonesia.
Desain dan Dimensi
Model baru ini menampilkan desain eksterior yang lebih agresif dengan gril V‑motion terbaru, lampu LED tipis, dan siluet yang lebih aerodinamis. Dimensi tubuhnya sedikit lebih panjang dan lebar dibandingkan pendahulunya, memberikan ruang kabin yang lebih lega tanpa mengorbankan kelincahan di jalan perkotaan.
Powertrain e‑POWER Hybrid
Nissan memilih pendekatan hybrid e‑POWER yang berbeda dari kompetitor. Sistem ini menggabungkan mesin bensin kecil berkapasitas 1,5 liter sebagai generator listrik, sementara motor listrik menggerakkan roda secara langsung. Keuntungan utama adalah respons akselerasi yang instan dan emisi CO₂ yang lebih rendah, sekaligus mempertahankan jarak tempuh yang kompetitif.
- Tenaga mesin bensin: 110 hp
- Tenaga motor listrik: 140 hp
- Torsi maksimum: 320 Nm
- Efisiensi bahan bakar: sekitar 18 km/l (mode hybrid)
Dengan teknologi ini, Nissan menargetkan konsumen yang menginginkan kombinasi efisiensi bahan bakar dan performa tanpa harus beralih ke full electric.
Persaingan dengan RAV4 dan CR‑V
Rogue Hybrid 2027 secara langsung bersaing dengan Toyota RAV4 Hybrid dan Honda CR‑V Hybrid, dua model yang telah lama mendominasi pasar SUV kompak di Indonesia. Nissan berupaya merebut “mahkota hybrid” dengan menawarkan harga yang lebih kompetitif, fitur keselamatan tingkat tinggi, dan sistem infotainment terbaru yang terintegrasi dengan Android Auto dan Apple CarPlay.
Berikut perbandingan singkat:
| Model | Harga (perkiraan) | Tenaga (hp) | Fitur Utama |
|---|---|---|---|
| Nissan Rogue Hybrid 2027 | IDR 580 juta | 140 (motor) | e‑POWER, ProPILOT Assist, 12.3″ layar |
| Toyota RAV4 Hybrid | IDR 610 juta | 219 (gabungan) | Safety Sense, 9″ layar |
| Honda CR‑V Hybrid | IDR 595 juta | 212 (gabungan) | Honda Sensing, 7″ layar |
Kembalinya Nissan Xterra
Selain Rogue, Nissan juga mengumumkan kembalinya model legendaris Xterra yang sempat dihentikan produksi. Xterra akan diluncurkan dalam varian berbasis platform yang sama dengan Rogue, namun difokuskan pada segmen petualangan off‑road dengan ground clearance yang lebih tinggi dan perlindungan bodi yang kuat.
Strategi Jangka Panjang Nissan
Peluncuran Rogue Hybrid dan Xterra merupakan bagian dari visi jangka panjang Nissan untuk memperluas portofolio kendaraan ramah lingkungan di pasar Asia. Perusahaan menargetkan bahwa pada akhir dekade ini, setidaknya 30% penjualan globalnya akan berasal dari model hybrid atau listrik.
Dengan kombinasi teknologi e‑POWER, desain yang segar, dan harga yang bersaing, Nissan berharap Rogue Hybrid 2027 dapat menarik minat konsumen muda dan keluarga yang mencari SUV praktis namun berteknologi tinggi.
Jika berhasil, langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Nissan di pasar domestik, tetapi juga dapat memicu kompetisi lebih ketat di antara produsen otomotif lain, mempercepat adopsi kendaraan hybrid di Indonesia.













