Pengeroyokan di Pantai Wediawu: 31 Turis Positif Narkoba, Enam Kendaraan Rusak, Polisi Gencar Selidik

Back to Bali – 07 Mei 2026 | Polisi Kabupaten Malang terus memproses kasus pengeroyokan yang mengguncang Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, pada Selasa dini hari..

3 minutes

Read Time

Pengeroyokan di Pantai Wediawu: 31 Turis Positif Narkoba, Enam Kendaraan Rusak, Polisi Gencar Selidik

Back to Bali – 07 Mei 2026 | Polisi Kabupaten Malang terus memproses kasus pengeroyokan yang mengguncang Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, pada Selasa dini hari 5 Mei 2026. Insiden tersebut melibatkan rombongan wisatawan asal Surabaya yang menginap di area pantai, di mana enam kendaraan roda empat – termasuk satu HiAce, satu Elf, tiga Innova, satu Ertiga, dan satu Avanza – mengalami perusakan total dan coretan vandalisme. Selain kerusakan fisik, enam pengunjung dilaporkan mengalami luka ringan.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan kepolisian, rombongan yang terdiri dari 69 orang tiba di Pantai Wediawu pada malam sebelum kejadian. Saat mereka beristirahat di dekat pantai, sekelompok orang tak dikenal mendadak menyerang, memukuli, dan merusak kendaraan wisatawan. Rekaman video yang beredar di media sosial menampilkan adegan kekerasan dan vandalisme, termasuk coretan grafiti pada bodi mobil serta pecahan kaca yang berserakan.

Polisi setempat langsung melakukan penangkapan dan pemeriksaan terhadap seluruh anggota rombongan. Pemeriksaan awal difokuskan pada kondisi kesehatan dan keamanan para korban, sekaligus mengamankan barang bukti dari kendaraan yang rusak.

Hasil Tes Narkoba

Hasil tes urin yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polres Malang mengungkap bahwa 31 dari 69 orang terindikasi positif narkotika. Rinciannya, 21 orang positif ganja, 6 orang positif sabu, dan 4 orang menunjukkan hasil positif untuk keduanya. Para pelaku positif narkoba telah ditempatkan di tahanan sementara dan akan diproses lebih lanjut bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang untuk assessment dan rehabilitasi.

Sementara itu, 38 orang yang hasil tesnya negatif dipulangkan ke Surabaya menggunakan bus yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya. Semua korban luka ringan menerima perawatan pertama di Puskesmas setempat sebelum dipulangkan.

Investigasi dan Penangkapan

Kapolres Malang, AKBP Taat Resdi, menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. “Kami masih melacak jejak para pelaku. Tim kami telah mengidentifikasi beberapa saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar pantai,” ujarnya pada Rabu, 6 Mei 2026. Polisi juga menambah upaya penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan barang bukti dari kendaraan yang rusak, termasuk catatan GPS dan rekaman video dashcam yang dipasang pada beberapa mobil.

Menurut pernyataan Polda Jatim, enam kendaraan yang rusak meliputi satu unit HiAce, satu unit Elf, tiga unit Innova, satu unit Ertiga, dan satu unit Avanza. Semua kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan dan samping, serta terdapat coretan tulisan yang belum dapat diidentifikasi.

Dampak Terhadap Pariwisata Lokal

Insiden ini menimbulkan kepanikan di kalangan wisatawan dan menurunkan citra Pantai Wediawu sebagai destinasi liburan aman. Pihak pemerintah daerah, melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, menyatakan komitmen untuk meningkatkan pengamanan di area wisata, termasuk penambahan pos keamanan, penerangan malam, dan patroli rutin oleh aparat keamanan.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan di semua spot wisata, terutama yang ramai dikunjungi pada malam hari,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Budi Santoso. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa dan mengembalikan kepercayaan wisatawan.

Penegakan Hukum dan Tindakan Lanjutan

Selain menindak pelaku kekerasan, aparat kepolisian juga menegaskan akan menindak tegas penggunaan narkoba di kalangan wisatawan. “Penyalahgunaan narkoba tidak akan ditoleransi, terutama bila melanggar ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres. Proses hukum terhadap 31 wisatawan yang positif narkoba akan dilanjutkan sesuai prosedur, termasuk kemungkinan penuntutan pidana dan rujukan ke program rehabilitasi.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti pernyataan resmi. Semua pihak diharapkan dapat berkoordinasi demi keamanan dan kenyamanan wisatawan di masa mendatang.

Kasus pengeroyokan di Pantai Wediawu masih dalam tahap investigasi intensif. Polisi berjanji akan memberikan pembaruan secara berkala dan menuntaskan semua aspek kasus, mulai dari identifikasi pelaku, penyelidikan motif, hingga penegakan hukum bagi semua yang terlibat.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar