Perkuat Budaya Lokal, BTID Dorong Kreativitas Yowana Dalam Festival Penjor Desa Serangan

Back to Bali – 21 Juni 2026 | Tradisi dan kreativitas yowana di Desa Serangan kembali bergeliat menjelang pelaksanaan Festival Penjor yang kini memasuki tahun ketiga. Festival Penjor ini menandai sinergitas yang terus dibangun antara PT Bali Turtle Island Development selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali dengan…

Perkuat Budaya Lokal, BTID Dorong Kreativitas Yowana Dalam Festival Penjor Desa Serangan

Back to Bali – 21 Juni 2026 | Tradisi dan kreativitas yowana di Desa Serangan kembali bergeliat menjelang pelaksanaan Festival Penjor yang kini memasuki tahun ketiga. Festival Penjor ini menandai sinergitas yang terus dibangun antara PT Bali Turtle Island Development selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali dengan Desa Serangan.

Perhelatan tahun ini terasa semakin istimewa karena diselenggarakan khusus untuk menyambut rangkaian suci Puja Wali Pura Dalem Sakenan, yang bertepatan dengan peringatan Hari Raya Galungan pada 17 Juni 2026 dan Hari Raya Kuningan pada 27 Juni 2026. Festival ini melibatkan pemuda-pemudi dari enam banjar adat di Desa Serangan.

Penjor merupakan tiang bambu berhiaskan daun kelapa muda dan hasil bumi. Penjor sejatinya adalah sarana upacara keagamaan esensial bagi umat Hindu di Bali. Kehadirannya bukan semata-mata sebagai dekorasi perayaan.

Ketua Pelaksana Festival Penjor, Audi menjelaskan, antusiasme pemuda tahun ini sangat tinggi karena mereka dapat belajar nilai-nilai gotong royong, ngayah, serta pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Sinergi dan antusiasme luhur ini mendapat dukungan dari BTID selaku pengelola KEK Kura Kura Bali. Sejalan dengan esensi perayaan tersebut, BTID hadir untuk mendampingi masyarakat Desa Serangan melalui dukungan apresiasi dan pembinaan bagi keenam banjar peserta.

KEK Kura Kura Bali berharap pengembangan kawasan bisa berjalan beriringan dengan pengembangan kapasitas dan kreativitas muda-mudi Desa Serangan, lewat berbagai program yang dirancang untuk terus memberdayakan generasi muda maupun masyarakat umum di desa tersebut.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar