Back to Bali – 02 Mei 2026 | Jakarta, 2 Mei 2026 – Penyanyi pop terkemuka Raisa Andriana kembali menggebrak panggung musik Indonesia dengan konser tunggal bertajuk “Raisa Live in Concert: Love & Let Go”. Acara yang dijadwalkan pada 6‑7 Juni 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) menjadi sorotan utama setelah keberhasilan konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Februari 2023.
Meski telah memiliki pengalaman menggelar konser berskala besar, Raisa mengaku masih merasakan deg‑degan menjelang pertunjukan ini. Menurutnya, setiap konser memiliki tema dan konsep yang unik, sehingga perasaan gugup menjadi bagian tak terpisahkan dari proses kreatif. “Setiap konser tuh pasti temanya beda‑beda. Jadi gak akan ada yang ngulang dua kali. Apalagi kali ini bersama Magenta Orchestra, perbedaannya jauh banget dibandingkan konser‑konserku yang sebelumnya,” ujar Raisa saat wawancara di Soundtrip Studio, Rabu (29/4/2026).
Konsep Baru dengan Orkestra Magenta
“Love & Let Go” menandai kolaborasi pertama Raisa dengan Andi Rianto dan Magenta Orchestra. Seluruh aransemen lagu‑lagunya, termasuk hits dari album terbaru “Ambivert”, dirombak secara menyeluruh untuk menyesuaikan dengan orkestra klasik‑modern. “Dari aransemennya sendiri, hampir semuanya dirombak. Jadi banyak banget yang harus dihafalin, banyak banget contekanku juga yang harus diingat,” jelasnya.
Kolaborasi ini tidak hanya menambah dimensi musikal, tetapi juga menuntut persiapan intens di luar vokal. Raisa harus menguasai notasi musik, sinkronisasi dengan konduktor, serta menyesuaikan dinamika suara dengan instrumen orkestra yang beragam.
Program Latihan dan Kebugaran
Untuk menjaga stamina selama dua hari pertunjukan berturut‑turut, Raisa menjalani program olahraga khusus yang dirancang oleh pelatih pribadi. Jadwal harian mencakup sesi kardio, latihan pernapasan, serta yoga untuk meningkatkan fleksibilitas pita suara. “Saya harus siap secara fisik dan mental, karena tampil dua hari nonstop menuntut daya tahan yang tinggi,” kata Raisa.
Selain kebugaran, proses workshop musik menjadi bagian penting dalam persiapan. Raisa menghabiskan waktu bersama tim kreatif untuk mengeksplorasi interpretasi baru pada setiap lagu, menyesuaikan tempo, harmonisasi, dan dinamika panggung.
Detail Persiapan Intens
- Workshop musik: Sesi intens bersama arranger dan konduktor untuk mendesain ulang aransemen.
- Latihan vokal: Repetisi harian dengan fokus pada teknik pernapasan dan kontrol nada.
- Fitting kostum: Beberapa pergantian pakaian direncanakan untuk menciptakan visual yang dinamis.
- Latihan fisik: Program cardio, HIIT, dan yoga selama 1,5 jam tiap hari.
- Penguasaan notasi: Memahami partitur Magenta Orchestra untuk sinkronisasi panggung.
Raisa juga menghabiskan waktu mengkaji catatan “contek” – bahan referensi lirik dan notasi – agar setiap perubahan aransemen dapat dipertunjukkan dengan presisi. “Ngabisin banyak waktu juga untuk workshop, untuk lagunya kira‑kira mau dibedah kayak apa? Kostum juga, kita Insya Allah bakal ganti bajunya lumayan banyak. Jadi aku happy buat sulap‑sulap di atas panggung nanti,” ujarnya dengan semangat.
Antisipasi Penonton dan Bintang Tamu
Konser ini diperkirakan akan menarik ribuan penonton, mengingat popularitas Raisa yang terus meroket sejak debut. Selain penampilan solo, acara ini akan menampilkan beberapa bintang tamu, meskipun identitas lengkapnya belum diumumkan secara resmi. Kehadiran tamu istimewa diharapkan menambah warna dan kejutan bagi penonton.
Dengan persiapan yang matang, Raisa berharap dapat memberikan pengalaman musik yang tak terlupakan. “Deg‑degan itu bagus, karena tanpa rasa itu konser terasa kurang seru. Saya ingin penonton merasakan energi yang sama dengan apa yang saya rasakan di dalam hati,” tutupnya.
Seiring menghitung hari menuju 6 Juni, ekspektasi publik terus meningkat. Konser “Love & Let Go” tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol kebangkitan kembali artis muda ke panggung utama setelah masa pandemi. Jika semua persiapan berjalan sesuai rencana, konser ini berpotensi menjadi salah satu momen puncak musik Indonesia pada tahun 2026.













