Back to Bali – 01 Mei 2026 | Manajer berusia 45 tahun, Scott Parker, resmi mengakhiri masa jabatannya di Burnley Football Club dengan kesepakatan bersama setelah klub tersebut kembali terdegradasi ke Championship. Keputusan ini diumumkan pada Kamis, 30 April 2026, menyusul konfirmasi relegasi Burnley dari Premier League pada pekan sebelumnya.
Latar Belakang Karier Parker di Turf Moor
Parker bergabung dengan Burnley pada musim 2024/25, menggantikan Vincent Kompany yang mengundurkan diri. Dalam debutnya sebagai kepala pelatih, ia berhasil membawa tim ke puncak klasemen Championship, mencatatkan rekor tak terkalahkan selama 31 pertandingan serta mengamankan 30 clean sheet. Burnley mengumpulkan 100 poin dan hanya menggelimpirkan 16 gol kebobolan, mengukir tempat kedua di belakang juara Leeds United. Pencapaian ini memastikan promosi otomatis ke Premier League, menandai kembali keberhasilan Parker dalam mengangkat klub ke divisi tertinggi setelah sebelumnya membantu Fulham dan Bournemouth meraih promosi.
Premiership yang Sulit
Setelah promosi, performa Burnley di Premier League tidak dapat menyaingi keberhasilan di Championship. Dalam 34 pertandingan pertama musim 2025/26, tim hanya berhasil mengumpulkan 20 poin, menempati posisi kedua terbawah. Tekanan meningkat ketika klub gagal menahan serangan Manchester City dalam pertandingan yang menentukan, yang akhirnya menegaskan relegasi mereka. Meski demikian, manajemen klub memuji profesionalisme Parker, menekankan kontribusi signifikan yang ia berikan selama masa kepemimpinan.
Pengumuman Pengunduran Diri
Pernyataan resmi klub menyebut, “Scott Parker telah mengakhiri posisinya sebagai Head Coach Burnley Football Club atas kesepakatan bersama setelah konfirmasi relegasi. Selama masa baktinya, Parker menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi luar biasa bagi klub.”
Mike Jackson, yang sebelumnya berada di dalam staf pendukung, ditunjuk sebagai pelatih interim untuk empat pertandingan Premier League terakhir, dimulai dengan laga tandang melawan Leeds United. Proses pencarian pengganti permanen telah dimulai, dengan nama mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard, yang sudah muncul sebagai kandidat utama.
Pencapaian Utama Parker di Burnley
- Memimpin Burnley meraih promosi ke Premier League pada musim pertamanya.
- Rekor 31 pertandingan tak terkalahkan di Championship.
- 30 clean sheet terbanyak dalam satu musim Championship.
- 100 poin total, dengan hanya 16 gol kebobolan.
Masa Depan Parker
Setelah meninggalkan Burnley, Parker dikabarkan sedang mengevaluasi peluang manajerial berikutnya, terutama di klub-klub Championship yang tengah mencari sosok pelatih berpengalaman dalam mengantarkan tim ke Premier League. Nama-nama klub yang dipertimbangkan meliputi tim-tim ambisius yang menargetkan promosi, namun belum mengumumkan secara resmi. Pengalaman Parker dalam mengubah tim yang berada di zona degradasi menjadi kontestan promosi menjadi nilai jual utama.
Selain itu, spekulasi mengenai keterlibatan Steven Gerrard sebagai pengganti Parker menambah dinamika di papan kepemimpinan Burnley. Gerrard, yang pernah menjadi manajer di Aston Villa dan saat ini dikaitkan dengan peran di klub tersebut, dipandang memiliki visi yang sejalan dengan tujuan klub untuk kembali bersaing di Premier League.
Secara keseluruhan, kepergian Scott Parker menandai akhir sebuah era yang penuh dinamika bagi Burnley. Dari pencapaian luar biasa di Championship hingga perjuangan berat di Premier League, kontribusi Parker tidak akan terlupakan. Sementara klub menatap masa depan dengan proses rekrutmen manajer baru, Parker akan melanjutkan kariernya di dunia manajemen, membawa serta catatan prestasi yang mengesankan.
Dengan fokus pada rekonstruksi tim dan strategi jangka panjang, Burnley berharap dapat segera bangkit kembali ke Premier League, sementara Scott Parker siap menapaki tantangan baru di dunia sepak bola.













