Back to Bali – 20 Juni 2026 | Usaha pembuatan tedung yang dilakoni Anak Agung Gede Anom Suwastika di kawasan Puri Satria Kanginan, Paksebali, Klungkung tetap bertahan, apalagi setelah didukung BRImo serta dukungan KUR dari BRI.
Usaha pembuatan tedung upacara di kawasan Puri Satria Kanginan dilakoni cukup banyak warga. Tercatat sekitar 20 pelaku usaha tergabung dalam Klaster Tedung Paksebali. Selain tedung, sebagian warga juga memproduksi prada dan ider-ider kebutuhan upacara adat Bali.
Permintaan tedung tersebut dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional di Denpasar dan sekitarnya seperti Pasar Sanglah hingga Pasar Kreneng dan Pasar Kumbasari. Dalam kondisi normal, pesanan dapat mencapai sekitar 200 tedung setiap dua hingga tiga minggu. Jumlah itu bisa meningkat dua kali lipat saat musim hari raya.
Dengan menggunakan aplikasi BRImo, transaksi pembayaran dengan pelanggan menjadi lebih mudah. Pembeli sering melakukan pembayaran sebagian terlebih dahulu sebelum barang dikirim.













