Uya Kuya Bantah Kabar Palsu 750 Dapur MBG: Dari Instagram hingga Laporan Polisi

Back to Bali – 21 April 2026 | Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekaligus presenter televisi, Uya Kuya, mengecam keras rumor yang menyebutnya..

2 minutes

Read Time

Uya Kuya Bantah Kabar Palsu 750 Dapur MBG: Dari Instagram hingga Laporan Polisi

Back to Bali – 21 April 2026 | Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekaligus presenter televisi, Uya Kuya, mengecam keras rumor yang menyebutnya memiliki 750 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebenaran dugaan tersebut dipertanyakan setelah sang legislator mempublikasikan bantahan resmi di akun Instagram pribadinya pada awal pekan ini.

Latar Belakang Rumor

Beredar di media sosial sejak pertengahan April, sebuah konten mengklaim bahwa Uya Kuya, yang mewakili Partai Amanat Nasional (PAN), memiliki ratusan dapur MBG yang didistribusikan secara gratis kepada masyarakat. Klaim tersebut menimbulkan kehebohan, terutama karena MBG merupakan program bantuan pangan yang biasanya dijalankan oleh pemerintah atau lembaga kemanusiaan. Tidak sedikit netizen yang mengaitkan dugaan kepemilikan dapur tersebut dengan agenda politik atau kepentingan pribadi sang anggota DPR.

Bantahan Melalui Instagram

Menanggapi isu tersebut, Uya Kuya mengunggah sebuah video singkat di akun Instagramnya. Dalam video itu, ia menegaskan, “Saya enggak punya 750 dapur MBG. Ada totebag Traders Joe 10 pcs yang lagi viral, mau dijual. Ada yang mau beli? Daripada antre dan PO.” Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa rumor tersebut tidak beralasan dan bersifat hoaks.

Laporan Polisi

Tak berhenti pada bantahan daring, Uya Kuya melaporkan penyebaran berita palsu tersebut ke Polda Metro Jaya. Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, laporan tersebut tercatat dengan nomor STTP/B/2746/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 18 April 2026 pukul 22.10 WIB. Kombes Budi menegaskan bahwa penyebaran informasi bohong tersebut merupakan pelanggaran hukum, meskipun belum diungkapkan detail prosedur penindakannya.

Reaksi Publik dan Analisis

Berbagai pihak menilai bahwa kasus ini mencerminkan meningkatnya fenomena hoaks di era digital. Sebagian netizen memuji langkah cepat Uya Kuya dalam menegaskan fakta, sementara yang lain menilai bahwa politisi seharusnya lebih proaktif dalam mengklarifikasi isu-isu sensitif sebelum meluas. Pakar media sosial menambahkan, penyebaran rumor semacam ini biasanya dimanfaatkan untuk menurunkan citra publik tokoh politik atau sekadar mencari klik.

  • Rumor: Uya Kuya memiliki 750 dapur MBG.
  • Bantahan: Tidak ada dapur MBG, hanya menjual totebag.
  • Laporan Polisi: STTP/B/2746/SPKT/POLDA METRO JAYA, 18/04/2026.
  • Respons Polda: Kombes Pol Budi Hermanto konfirmasi hoaks.

Implikasi bagi Kebijakan MBG

Kasus ini juga menyoroti pentingnya transparansi dalam program bantuan pangan. Makan Bergizi Gratis (MBG) biasanya dikelola oleh lembaga resmi, dan klaim pribadi mengenai kepemilikan atau distribusi dapat menimbulkan kebingungan di masyarakat. Oleh karena itu, otoritas terkait diharapkan memperketat mekanisme verifikasi dan penanggulangan berita palsu yang berpotensi mengganggu kepercayaan publik.

Uya Kuya menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa fokusnya tetap pada tugas legislatif dan pelayanan publik, bukan pada isu yang tidak berdasar. Ia mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayainya atau menyebarkannya lebih lanjut.

Dengan langkah tegas berupa klarifikasi publik dan laporan resmi ke kepolisian, Uya Kuya berharap dapat memutus rantai penyebaran hoaks serta memberi contoh bagi tokoh publik lainnya dalam menangani isu serupa.

About the Author

Pontus Pontus Avatar