Back to Bali – 07 Mei 2026 | Vasco da Gama berhasil mengukir kemenangan 2‑1 atas Audax Italiano pada laga keempat Grup G Copa Sudamericana 2026 yang digelar Rabu, 6 Mei 2026, pukul 19.00 WIB (waktu Brasília). Kemenangan ini menempatkan tim Brasil kembali ke puncak klasemen grup dengan total empat poin, mengungguli Olimpia (Paraguay) dan tuan rumah Audax Italiano yang sama-sama mengumpulkan empat poin namun terpuruk pada selisih gol.
Situasi Grup G Sebelum Pertandingan
Grup G terdiri dari empat tim: Vasco da Gama, Audax Italiano, Olimpia, dan Barracas Central. Sebelum konfrontasi di Santiago, Vasco memimpin grup dengan empat poin dari dua laga (satu menang, satu seri) dan selisih gol +2. Audax Italiano berada di posisi yang sama dalam poin, namun selisih golnya negatif (-1) setelah seri 2‑2 melawan Flamengo pada pertandingan sebelumnya. Olimpia berada sejajar dalam poin tetapi selisih golnya juga -1, sedangkan Barracas Central menempati dasar grup dengan tiga poin.
Perubahan Formasi dan Strategi Vasco
Pelatih Renato Gaúcho melakukan beberapa penyesuaian signifikan pada lini starting XI. Penjaga gawang Fuzato menggantikan Léo Jardim, sementara di lini belakang Saldivia, Lucas Freitas, dan Tchê Tchê menggantikan Cuesta, Robert Renan, dan Thiago Mendes. Di lini tengah, JP dan Hinestroza Marino masuk menggantikan Puma dan Rojas. Sementara di lini serang, Nuno Moreira dan Spinelli menggantikan Brenner dan David. Perubahan ini menandakan niat Vasco untuk meningkatkan kestabilan defensif sekaligus menambah variasi serangan.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Aud Audax mencetak gol pertama pada menit ke‑27 melalui tendangan bebas yang dimanfaatkan oleh penyerang mereka, mengembalikan kepercayaan diri suporter di Stadion El Teniente. Namun, Vasco tidak tinggal diam. Pada menit ke‑41, forward Nuno Moreira memanfaatkan umpan silang dari Hinestroza Marino dan menegaskan kedudukan tim Brasil menjadi 1‑1.
Babak kedua dimulai dengan tekanan terus-menerus dari Vasco. Pada menit ke‑68, spinelli menambah satu lagi setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan Audax di area penalti, mengubah skor menjadi 2‑1 ke arah Vasco. Audax berusaha bangkit, namun serangan mereka terhambat oleh pertahanan berdisiplin Vasco yang dipimpin oleh Saldivia dan Lucas Freitas.
Statistik Kunci
| Statistik | Audax Italiano | Vasco da Gama |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 48 % | 52 % |
| Tembakan (on target) | 5 (2) | 8 (4) |
| Corner Kicks | 3 | 6 |
| Kartu Kuning | 2 | 1 |
Dampak Hasil Terhadap Klasemen
Dengan kemenangan ini, Vasco kembali memimpin Grup G dengan selisih gol +2, mengamankan empat poin. Audax Italiano tetap pada empat poin tetapi selisih gol turun menjadi -2, menurunkan posisi mereka ke posisi kedua. Olimpia, yang belum bermain pada pertandingan ini, masih berada pada empat poin dengan selisih gol -1, sehingga masih memiliki peluang untuk menyalip Audax jika berhasil mengalahkan Barracas Central di laga berikutnya. Barracas Central, yang masih menumpuk tiga poin, kini harus meraih kemenangan untuk tetap bersaing.
Rekor Pertemuan Kedua Tim
Dalam lima pertemuan sebelumnya di kompetisi internasional, Vasco unggul dengan dua kemenangan, dua kali seri, dan satu kekalahan. Kemenangan 2‑1 kali ini menambah keunggulan mereka dan memperkuat catatan positif melawan klub Chile.
Pernyataan Pelatih
Renato Gaúcho mengapresiasi kerja keras timnya, menyatakan, “Kami berhasil mengeksekusi rencana taktik yang sudah kami latih. Perubahan pemain memberi energi baru, dan saya bangga dengan mental juara yang ditunjukkan oleh para pemain.” Sementara pelatih Audax Italiano, Diego Cagna, mengakui bahwa kesalahan defensif menjadi faktor kunci kekalahan, namun menekankan pentingnya fokus pada pertandingan berikutnya untuk tetap bersaing.
Dengan hasil ini, Vasco da Gama berada pada posisi yang menguntungkan untuk melaju langsung ke babak 16 besar, sementara Audax Italiano harus memperbaiki selisih gol dan mengumpulkan tiga poin maksimal pada laga terakhir untuk mengamankan tempat kedua. Pertandingan selanjutnya di grup ini sangat menentukan, dan para pendukung kedua tim dapat mengharapkan aksi yang semakin intens pada pekan berikutnya.













