Walikota Bandung Farhan Tegas: Aremania Harus Nonton Persib vs Arema di TV, Bukan di GBLA!

Back to Bali – 24 April 2026 | Bandung – Pada sore menjelang pertandingan pekan ke‑29 BRI Super League 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Arema..

3 minutes

Read Time

Walikota Bandung Farhan Tegas: Aremania Harus Nonton Persib vs Arema di TV, Bukan di GBLA!

Back to Bali – 24 April 2026 | Bandung – Pada sore menjelang pertandingan pekan ke‑29 BRI Super League 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Arema FC, Walikota Bandung, Ridwan Kamil (Farhan), mengeluarkan pernyataan tegas yang mengajak suporter Arema, yang dikenal sebagai Aremania, untuk menonton laga tersebut melalui televisi, bukan datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pernyataan ini muncul setelah puluhan suporter Arema terlihat berkumpul di Alun‑alun Bandung meski ada larangan resmi bagi suporter away.

Suasana di Alun‑alun Bandung Menjelang Laga

Sejumlah Aremania tiba di Bandung pada malam Kamis, 23 April 2026, menggunakan enam bus yang berplat nomor Malang. Mereka memanfaatkan area parkir dekat Masjid Raya Bandung untuk berfoto, bersantai, dan berkeliling kawasan heritage. Salah satu suporter, Robert (22), mengaku berangkat pada pukul 21.00 malam dan baru tiba di Bandung sekitar pukul 07.00 pagi keesokan harinya.

Walaupun ada peringatan dari aparat keamanan kota Bandung mengenai larangan masuk bagi suporter away, kelompok ini tetap menggelar pertemuan informal di sekitar Alun‑alun, menunjukkan semangat mendukung tim mereka secara langsung di kota tuan rumah.

Reaksi Walikota Farhan

Menanggapi situasi tersebut, Walikota Farhan menegaskan pentingnya menjaga keamanan publik dan menolak potensi bentrokan antar suporter. Dalam konferensi pers singkat, ia mengatakan, “Kami menghargai antusiasme suporter Arema, namun keamanan warga Bandung adalah prioritas utama. Saya mengimbau Aremania untuk menonton pertandingan melalui televisi atau platform streaming resmi. Ini cara paling aman dan tetap dapat mendukung tim kesayangan Anda.”

Farhan menambahkan bahwa kepolisian Bandung telah menyiapkan 3.000 personel untuk mengamankan pertandingan, termasuk satuan khusus anti‑mafia wasit. Namun, ia menekankan bahwa kehadiran suporter away yang tidak terdaftar dapat meningkatkan risiko kerusuhan, terutama mengingat sejarah persaingan sengit antara Persib dan Arema.

Langkah Keamanan yang Diambil

  • Pengawasan ketat di pintu masuk GBLA dengan verifikasi identitas suporter.
  • Patroli intensif di titik‑titik rawan kerusuhan, termasuk area Alun‑alun Bandung.
  • Penggunaan CCTV beresolusi tinggi untuk memantau pergerakan massa.
  • Penyebaran informasi melalui media sosial kota Bandung untuk mengingatkan warga tentang larangan suporter away.

Selain itu, pihak penyelenggara pertandingan bekerja sama dengan Polda Jawa Barat untuk menyiapkan satuan reaksi cepat yang dapat merespons insiden secara cepat.

Respon Aremania

Beberapa anggota Aremania mengaku menghargai himbauan Walikota, namun tetap berkeinginan kuat untuk berada di stadion. Seorang suporter lain, Dwi (20), menyatakan, “Kami mengerti kekhawatiran keamanan, tapi menonton di stadion tetap menjadi impian kami. Kami siap mematuhi protokol jika diizinkan, namun kami juga siap menonton di rumah jika itu yang terbaik untuk semua pihak.”

Kelompok Aremania juga menyoroti fakta bahwa mereka telah menyiapkan transportasi dan akomodasi, serta membeli tiket resmi untuk pertandingan, meski tidak dapat masuk ke stadion karena larangan.

Pengaruh Terhadap Penonton TV

Pernyataan Farhan diperkirakan akan meningkatkan jumlah penonton televisi di seluruh Indonesia. Stasiun TV nasional telah menjanjikan siaran langsung dengan kualitas tinggi, termasuk analisis taktik dari pakar sepak bola serta komentar eksklusif dari mantan pemain Persib dan Arema.

Para penggemar yang tidak dapat hadir secara fisik diharapkan dapat menikmati atmosfer pertandingan melalui platform digital, dengan dukungan media sosial yang memungkinkan interaksi real‑time antar suporter.

Dengan kombinasi langkah keamanan ketat dan ajakan untuk menonton lewat layar kaca, diharapkan pertandingan Persib vs Arema dapat berlangsung lancar tanpa insiden yang merugikan keamanan warga Bandung.

Jika semua pihak dapat mematuhi arahan resmi, pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi di lapangan, tetapi juga contoh kolaborasi antara pemerintah kota, aparat keamanan, dan komunitas suporter dalam menjaga ketertiban publik.

About the Author

Bassey Bron Avatar