Back to Bali – 14 Juni 2026 | JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca nasional untuk hari Senin, 15 Juni 2026, yang menunjukkan potensi hujan dengan intensitas bervariasi di berbagai wilayah di Indonesia. Sejumlah provinsi dilaporkan masuk dalam kategori siaga, mengharuskan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Prakiraan cuaca ini didasarkan pada analisis dinamika atmosfer yang cukup intens. BMKG mendeteksi adanya empat titik sirkulasi siklonik yang aktif secara bersamaan di sekitar perairan Indonesia. Fenomena ini memicu terbentuknya jalur pertemuan dan perlambatan angin yang memanjang, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan di beberapa pulau besar.
Menurut data BMKG, sirkulasi siklonik terpantau aktif di beberapa lokasi strategis. Pola ini menginduksi terbentuknya daerah konvergensi di wilayah Bengkulu, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Maluku Utara. Selain itu, jalur konvergensi sekunder juga diprediksi membentang di Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Dinamika atmosfer regional lainnya juga turut berkontribusi pada peningkatan potensi hujan. Daerah konfluensi atau pertemuan angin terdeteksi di Laut Andaman, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sawu, Laut Timor, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafuru. Kombinasi faktor-faktor ini diperkirakan akan memicu penumpukan awan hujan yang cukup tebal di berbagai wilayah.
Peringatan Dini Hujan Lebat di Sejumlah Provinsi
BMKG mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa provinsi. Wilayah-wilayah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan meliputi:
- Nusa Tenggara Barat (NTB): Potensi hujan ringan hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi terjadi di sebagian wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, serta di Pulau Sumbawa meliputi Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu. Hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga dini hari.
- Sumatera Utara (Sumut): Sebagian wilayah Sumut berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan sedang dapat terjadi di Asahan, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, dan Simalungun. Potensi hujan ringan hingga sedang juga terjadi pada malam hari di wilayah seperti Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Asahan, Mandailing Natal, Simalungun, dan Tapanuli Selatan. Dini hari, hujan ringan berpotensi di Asahan, Humbang Hasundutan, Sibolga, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Nias, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat menyebabkan banjir dan longsor.
- Provinsi lain yang masuk kategori siaga hujan lebat meliputi Bengkulu, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Maluku Utara.
Wilayah Lain Tetap Waspada
Sementara itu, wilayah lain yang berada dalam kategori zona kuning pada peta BMKG diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi sewaktu-waktu. BMKG terus mengingatkan masyarakat yang akan memulai rutinitas kerja di awal pekan untuk selalu mengantisipasi perubahan cuaca setempat.
Di Provinsi Banten, pada Senin (15/6/2026), potensi hujan ringan masih terjadi di beberapa daerah seperti Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, dan Kota Serang. Sementara Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Selatan diprakirakan berawan. Suhu udara di Banten berkisar antara 23-32 derajat Celsius.
Untuk wilayah Kalimantan Timur, pada Senin (15/6/2026), cuaca diperkirakan didominasi hujan ringan dan udara kabur di sebagian wilayah. Suhu udara berkisar antara 20-31 derajat Celsius. Masyarakat diimbau mewaspadai perubahan cuaca yang dapat memengaruhi jarak pandang saat berkendara.
Imbauan Keselamatan di Laut dan Pesisir
BMKG juga memberikan imbauan khusus bagi masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai maupun di wilayah perairan. Di NTB, potensi angin kencang di pesisir pantai perlu diwaspadai. Pengguna jasa transportasi laut dan penyeberangan perlu memperhatikan tinggi gelombang yang dapat mencapai dua meter.
Di Sumatera Utara, angin di perairan umumnya bergerak dari Barat Barat Daya dengan kecepatan 04-25 Knot. Gelombang tinggi laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di beberapa perairan, termasuk Perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Batu, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Timur Kepulauan Nias, dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias. Nelayan dan pengguna kapal tongkang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kecepatan angin dan ketinggian gelombang.
Masyarakat disarankan untuk selalu memperbarui data prakiraan cuaca resmi secara berkala melalui situs web BMKG atau memantau akun media sosial resmi BMKG untuk informasi terkini dan akurat.













