Back to Bali – 02 Mei 2026 | Barcelona berada di ambang mengamankan gelar La Liga 2025-26 setelah menumpuk poin tertinggi, berkat kembalinya gelandang sayap Brasil, Raphinha, yang baru pulih dari cedera hamstring.
Kembalinya Raphinha dan Dampaknya
Raphinha mengalami cedera otot hamstring saat membela timnas Brasil pada bulan Maret, yang memaksanya absen pada fase krusial kompetisi domestik dan Eropa. Cedera tersebut bertepatan dengan kekalahan Barcelona atas Atletico Madrid di perempat final Liga Champions, menambah beban tekanan pada skuad pelatih Hansi Flick.
Setelah menjalani rehabilitasi intensif, Raphinha kembali berlatih bersama tim pada minggu terakhir, dan pelatih Hansi Flick mengonfirmasi bahwa pemain itu siap kembali bertanding pada laga melawan Osasuna pada 2 Mei. Flick memuji mentalitas dan etos kerja sang pemain, menyebutnya sebagai “salah satu kapten” yang selalu memberikan 100 persen, baik di lapangan maupun di latihan.
Strategi Flick Menuju El Clasico
Barcelona kini memimpin klasemen dengan selisih 11 poin dari Real Madrid. Jika tim berhasil memenangkan lima pertandingan terakhir, mereka berpeluang menembus rekor 100 poin, yang sebelumnya hanya dicapai oleh Real Madrid (2012) dan Barcelona (2013). Pada kesempatan berikutnya, Barcelona harus mengamankan kemenangan atas Osasuna dan berharap Real Madrid tidak memperoleh poin melawan Espanyol, yang sedang mengalami penurunan performa.
Raphinha diprediksi menjadi kunci dalam laga penentu tersebut, terutama menjelang El Clasico pada 10 Mei. Meski ada kekhawatiran bahwa ia masih berisiko mengalami kembali cedera, Flick menegaskan kepercayaan penuh terhadap kebugaran pemain tersebut setelah evaluasi medis terbaru.
Lamine Yamal dan Harapan Piala Dunia 2026
Selain Raphinha, Barcelona juga harus mengatasi absen pemain muda berbakat, Lamine Yamal, yang masih dalam proses pemulihan dari hamstring. Flick menyatakan bahwa Yamal akan tetap terlibat dalam tim meski tidak dapat bermain hingga akhir musim, dan menaruh harapan bahwa pemulihan yang baik akan memungkinkan ia tampil di Piala Dunia 2026 bersama Brasil.
Prospek Musim dan Tantangan Kedepan
- Raphinha: kembali fit, diprediksi mencetak gol penting di pertandingan terakhir.
- Osasuna: lawan terakhir yang harus dikalahkan untuk memastikan gelar.
- Real Madrid: harus mengumpulkan poin melawan Espanyol agar tidak mengancam keunggulan Barcelona.
- Lamine Yamal: pemulihan berlanjut, target kembali pada fase pra-musim berikutnya.
Dengan semangat tim yang kembali pulih dan dukungan penuh dari pelatih, Barcelona berada dalam posisi yang menguntungkan untuk menutup musim dengan trofi La Liga. Kembalinya Raphinha tidak hanya menambah kedalaman serangan, tetapi juga memberikan motivasi moral bagi skuad yang tengah mengincar catatan historis.
Jika semua faktor berjalan sesuai rencana, Barcelona dapat mengukir kembali sejarah dengan meraih gelar ke-28 di Liga Spanyol dan menambah kebanggaan klub serta pendukungnya di seluruh dunia.











