Back to Bali – 14 Juni 2026 | Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali I Wayan Koster, berpartisipasi dalam aksi penanaman 3.000 pohon mangrove di kawasan Mangrove Arboretum Park, Pedungan. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif untuk memulihkan ekosistem pesisir.
Gerakan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparat TNI/Polri, jajaran pemerintah daerah dari Provinsi Bali, Kota Denpasar, hingga Kabupaten Badung. Selain itu, keterlibatan pelajar dan komunitas pegiat lingkungan menunjukkan antusiasme kolektif dalam menjaga kelestarian alam.
Manfaat Penanaman Mangrove bagi Lingkungan dan Pariwisata
Walikota Jaya Negara menekankan bahwa penanaman ini adalah langkah nyata mitigasi perubahan iklim. Beberapa tujuan utama dari program ini meliputi:
- Memulihkan ekosistem pesisir yang sebelumnya terdampak polusi.
- Membangun warisan lingkungan yang sehat untuk generasi mendatang.
- Meningkatkan daya tarik wisata berbasis alam di Bali.
Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi pemerintah daerah di Bali dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, citra positif sebuah destinasi wisata internasional sangat bergantung pada kemampuan daerah dalam merawat ekosistemnya dengan serius.
Rehabilitasi Kawasan Arboretum Park
Gubernur Bali, I Wayan Koster, menjelaskan bahwa kawasan Mangrove Arboretum Park seluas 18 hektar sempat mengalami degradasi akibat polusi. Sejak tahun 2020, pemerintah telah melakukan rehabilitasi secara bertahap. Berikut adalah rincian progres pemulihan kawasan tersebut:
| Status Area | Luas |
| Telah ditanam | 16 hektar |
| Target sisa penanaman | 2 hektar |
Aksi ini menjadi komitmen berkelanjutan bagi Bali untuk terus mempertahankan posisi sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan memiliki kualitas ekosistem yang terjaga dengan baik.













