Back to Bali – 20 April 2026 | Remaja asal Brasil, Endrick, kembali memperlihatkan kelasnya pada laga Ligue 1 pekan ini. Pada Minggu, 20 April 2026, Lyon berhasil mengalahkan pemimpin klasemen, Paris Saint-Germain (PSG), dengan skor 2-1 di Parc des Princes. Kemenangan ini tidak hanya mengejutkan pendukung PSG, tetapi juga memberikan suntikan semangat bagi Lyon dalam perebutan gelar liga serta peluang lolos ke Liga Champions musim depan.
Sejak menit awal, Lyon sudah menancapkan serangannya. Pada menit ke-6, Endrick menerima umpan terobosan dari rekan sekawan muda, Afonso Moreira, dan mengeksekusi tembakan yang menaklukkan gawang Matvey Safonov. Gol pertama ini menandai debut gemilang Endrick di Ligue 1, sekaligus menegaskan perannya sebagai pemain pinjaman Real Madrid yang siap bersinar di level tertinggi.
Tujuh menit kemudian, Endrick tidak hanya puas dengan golnya. Ia beralih menjadi kreator serangan dengan memberikan assist yang akurat kepada Moreira, yang kemudian melancarkan serangan ke dalam kotak penalti PSG. Moreira menambah keunggulan Lyon menjadi 2-0, mengirim bola ke jaring setelah menghindari pertahanan yang masih beradaptasi.
Drama Penalti dan Respons PSG
Menjelang menit ke-30, PSG memperoleh peluang emas lewat tendangan penalti setelah Lucas Hernandez dilanggar di dalam kotak oleh Ainsley Maitland-Niles. Gonçalo Ramos, yang dipercaya mengeksekusi, gagal menaklukkan gawang Dominik Greif dengan tendangan yang lemah, memperpanjang dominasi Lyon. Kejadian ini menambah tekanan pada asuhan Luis Enrique, yang pada saat itu masih berupaya menstabilkan performa tim setelah kemenangan dramatis melawan Liverpool di Liga Champions.
Setelah jeda, PSG mencoba merespon dengan menurunkan pemain-pemain andalannya, termasuk Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembélé, dan Lee Kang‑in. Namun, pertahanan Lyon yang tetap kompak serta kecepatan serangan balik membuat PSG kesulitan menembus pertahanan.
Usaha PSG Mencetak Gol dan Penutup Laga
Pada menit ke-55, Moreira hampir menambah gol kedua untuk Lyon lewat tembakan keras yang berhasil diselamatkan oleh Safonov. Di babak tambahan waktu, Kvaratskhelia berhasil memecah kebuntuan dengan gol tunggal PSG, namun gol tersebut datang terlambat dan tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Kemenangan 2-1 ini menempatkan Lyon di posisi keempat klasemen Ligue 1, di belakang Lille yang menduduki posisi ketiga berdasarkan selisih gol. Sementara itu, PSG tetap memimpin klasemen dengan selisih satu poin dari Lens, namun memiliki satu pertandingan lebih sedikit melawan Nantes. Dengan performa Endrick yang terus mengesankan, Lyon menatap peluang finis di tiga besar dan mengamankan tempat di kompetisi Eropa.
Selanjutnya, Lyon akan menjamu Auxerre pada 25 April di Stade Gerland. Bagi pelatih Fonseca, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan bahwa timnya mampu menantang pendatang baru sekaligus mempertahankan ambisi juara.
Penampilan Endrick yang mencetak gol sekaligus memberikan assist menunjukkan betapa pentingnya peran pemain muda dalam dinamika tim elit Eropa. Jika konsistensi ini terus terjaga, tidak menutup kemungkinan ia akan menjadi sorotan utama dalam perebutan gelar Ligue 1 dan kompetisi internasional selanjutnya.













