Waspada Cuaca Ekstrem! 31 Daerah di Jawa Tengah Diguyur Hujan Lebat, Sementara Makassar Siap Dihujani Hujan Ringan hingga Sedang

Back to Bali – 01 Mei 2026 | BMBM (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Tengah pada periode 31..

Waspada Cuaca Ekstrem! 31 Daerah di Jawa Tengah Diguyur Hujan Lebat, Sementara Makassar Siap Dihujani Hujan Ringan hingga Sedang

Back to Bali – 01 Mei 2026 | BMBM (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Tengah pada periode 31 April hingga 1 Mei 2026. Lebih dari tiga puluh satu kabupaten dan kota diperkirakan akan mengalami hujan lebat, potensi banjir, serta angin kencang. Sementara itu, di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya Makassar dan sekitarnya, prakiraan cuaca menunjukkan kondisi berawan dengan hujan ringan di pagi hari yang berpotensi meningkat menjadi hujan sedang pada siang hingga sore.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah: Hujan Lebat dan Ancaman Banjir

Di Jawa Tengah, kondisi atmosfer dipengaruhi oleh front dingin yang bergerak dari barat laut, memicu pembentukan awan cumulonimbus yang intens. Pada tanggal 31 April, wilayah yang diprediksi paling terdampak meliputi Kabupaten Kendal, Batang, Pekalongan, Jepara, dan Kabupaten Demak. Hujan diperkirakan akan mencapai intensitas 50‑80 mm per jam pada sore hingga malam hari, disertai angin kencang mencapai 30‑45 km/jam.

Beberapa kabupaten, terutama yang berada di dataran rendah dan daerah aliran sungai (DAS), berisiko mengalami luapan air. Pihak berwenang daerah telah menyiapkan posko darurat, evakuasi sementara, serta peringatan kepada warga melalui sistem sirine dan media sosial. Masyarakat diimbau untuk mengamankan barang berharga, menghindari aktivitas di luar ruangan, dan memantau informasi terbaru secara berkala.

Prakiraan Cuaca Makassar dan Sulawesi Selatan: Hujan Ringan hingga Sedang

BMKG Wilayah IV Makassar merilis detail prakiraan cuaca untuk 1 Mei 2026. Pagi hari di kota Makassar diprediksi berawan dengan kemungkinan hujan ringan di beberapa kecamatan. Pada siang dan sore hari, hujan ringan diperkirakan meluas ke sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Bone, Kepulauan Selayar, Sinjai, dan Wajo. Wilayah Gowa, Luwu Utara, serta Pinrang diprediksi akan menerima hujan sedang.

Suhu udara pada hari itu berada dalam rentang 19‑33°C, dengan kelembapan relatif tinggi antara 70‑100%, menciptakan kondisi terasa lembap. Pada malam hari, cuaca kembali berawan dengan hujan ringan di sebagian daerah seperti Barru, Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Palopo, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Tana Toraja, dan Wajo.

Ringkasan Prakiraan Cuaca di Beberapa Wilayah Lain

Walaupun data terperinci belum tersedia, wilayah Flores, Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar, serta Aceh Tengah diperkirakan akan mengalami kondisi berawan dengan potensi hujan ringan pada hari yang sama. Peringatan dini tetap disarankan bagi penduduk yang beraktivitas di luar ruangan atau yang berada di daerah rawan longsor.

Data Prakiraan Cuaca dalam Tabel

Wilayah Pagi Siang/Sore Malam Suhu (°C) Kelembapan (%)
Jawa Tengah (31 daerah) Berawan Hujan lebat, angin kencang Berawan 22‑31 80‑95
Makassar Berawan, hujan ringan Hujan ringan‑sedang Berawan, hujan ringan 19‑33 70‑100
Gowa, Luwu Utara, Pinrang Berawan Hujan sedang Berawan 20‑32 75‑95
Flores (Labuan Bajo, Bajawa) Berawan Berawan Berawan 21‑30 78‑92
Surabaya & Sekitarnya Cerah berawan Berawan Cerah berawan 23‑34 70‑88

Dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menyiapkan peralatan darurat, serta mengikuti instruksi resmi dari otoritas setempat. Upaya mitigasi dini, termasuk pembersihan saluran air dan penegakan larangan pembangunan di zona rawan banjir, menjadi kunci untuk mengurangi dampak potensial.

Secara keseluruhan, cuaca pada akhir April hingga awal Mei 2026 menunjukkan pola aktif dengan curah hujan yang signifikan di sebagian besar wilayah Jawa Tengah dan hujan ringan hingga sedang di Sulawesi Selatan. Kesiapsiagaan dan koordinasi antar lembaga akan sangat menentukan efektivitas penanganan bencana cuaca ini.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar