Back to Bali – 16 Juni 2026 | PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Kode Emiten: AGRO) turut ambil bagian dalam Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan pada 9 Juni 2026 secara virtual.
Dalam kegiatan tersebut, Perseroan menyampaikan kinerja keuangan Kuartal I 2026 sekaligus memaparkan arah strategi bisnis dan pengembangan inovasi yang akan dijalankan guna memperkuat pertumbuhan berkelanjutan.
Penyelenggaraan Public Expose secara berkala merupakan bentuk komitmen Bank Raya dalam menjaga keterbukaan informasi serta memberikan gambaran yang komprehensif mengenai perkembangan kinerja dan prospek perusahaan kepada investor maupun publik.
Manajemen menegaskan fokus Perseroan dalam memperkuat peran sebagai bank digital yang menghadirkan layanan transaksi dan pengelolaan keuangan yang mudah diakses, relevan, dan dapat diandalkan bagi segmen usaha, komunitas, maupun individu.
Dalam mewujudkan visi tersebut, Bank Raya mengimplementasikan strategi eksploitasi dan eksplorasi sebagai pendorong pertumbuhan bisnis digital.
Bank Raya kembali menunjukkan kinerja yang semakin solid pada Kuartal I 2026. Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan penyaluran kredit digital, pertumbuhan simpanan digital, serta penguatan berbagai indikator fundamental keuangan.
Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp6,79 miliar. Kinerja ini turut didorong oleh peningkatan Net Interest Margin (NIM) dari 4,87% pada Kuartal I 2025 menjadi 5,78% pada Kuartal I 2026 atau meningkat 91 basis poin secara tahunan.
Bank Raya terus memperbesar kontribusi bisnis digital terhadap keseluruhan portofolio kredit. Hingga Kuartal I 2026, porsi kredit digital meningkat menjadi 46% dibandingkan 32% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penyaluran kredit digital tercatat mencapai Rp8,14 triliun atau tumbuh 29,0% secara tahunan, sementara outstanding kredit digital meningkat 33,1% menjadi Rp3,14 triliun.
Salah satu produk unggulan Bank Raya, Pinang Dana Talangan, terus menunjukkan performa yang positif. Selama tiga bulan pertama tahun 2026, penyaluran Pinang Dana Talangan mencapai Rp7,25 triliun atau tumbuh 33,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Bank Raya juga akan meluncurkan fitur baru yang memungkinkan nasabah mengelola keuangan sekaligus mendukung aktivitas hobi mereka.













