Back to Bali – 09 Mei 2026 | Menjelang musim 2026/27, dunia sepak bola Eropa tengah mempersiapkan serangkaian tur pra-musim yang akan membawa klub-klub besar ke Asia. Salah satu agenda paling dinanti adalah kunjungan Borussia Dortmund ke Jepang, yang dijadwalkan pada musim panas 2026. Sementara itu, klub Jepang terkemuka seperti Cerezo Osaka terus memperkuat skuad dan menyiapkan diri menyambut kompetisi domestik, menambah antisipasi para penggemar di tanah sakura.
Julian Brandt dan Pidato Inspiratif Sebelum Kepergian
Julian Brandt, yang akan mengakhiri masa baktinya di Borussia Dortmund setelah tujuh tahun, mengungkapkan rasa hormat dan kebanggaannya lewat sebuah pidato emosional dalam podcast resmi klub. Dalam kesempatan itu, Brandt menamakan Emre Can sebagai kapten sejatinya, memuji dedikasi dan kepemimpinan sang rekan yang tengah pulih dari cedera ligamen. Brandt juga menyoroti peran penting rekan-rekannya di lini belakang, seperti Gregor Kobel, Raphael Guerreiro, Mats Hummels, Nico Schlotterbeck, dan Lukasz Piszczek, serta lini tengah yang diisi Jude Bellingham, Marco Reus, dan tentu saja Emre Can.
Selain itu, Brandt menegaskan ikatan eratnya dengan striker asal Norwegia, Erling Haaland, yang terbentuk selama masa pandemi ketika keduanya sering berlatih satu lawan satu. “Saya menghabiskan banyak waktu bersama Erling selama Corona, sehingga saya bisa mengenalnya lebih dalam, bukan sekadar sebagai pemain,” ujar Brandt.
Tur Musim Panas Borussia Dortmund ke Jepang
Dalam rangka persiapan menjelang kompetisi Bundesliga, Borussia Dortmund dijadwalkan melakukan tur ke Jepang pada tahun 2026. Tur ini merupakan bagian dari strategi klub untuk memperluas basis penggemar di Asia serta menguji taktik baru sebelum kembali ke kompetisi domestik. Jadwal resmi menampilkan serangkaian laga persahabatan melawan tim-tim lokal, yang diharapkan dapat menambah eksposur sepak bola Jerman di wilayah tersebut.
Tur tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi, melainkan juga kesempatan bagi pemain baru dan yang masih dalam proses adaptasi untuk menyesuaikan diri dengan intensitas kompetisi. Dengan kepergian Brandt yang akan datang, pelatih dan manajemen Dortmund berupaya menilai opsi transfer dan menyiapkan generasi berikutnya.
Cerezo Osaka: Menatap Musim Baru di Liga Jepang
Di sisi lain, Cerezo Osaka, klub berwarna biru dan putih yang berbasis di Osaka, tengah menjalani fase persiapan intensif. Meskipun tidak secara langsung terlibat dalam tur Dortmund, kehadiran klub Eropa di Jepang meningkatkan antusiasme publik terhadap semua kompetisi sepak bola di negara ini. Cerezo Osaka memanfaatkan momentum ini untuk menggelar sesi latihan terbuka bagi para suporter dan menyiapkan skuad dengan menambah beberapa pemain asing yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas tim.
Manajer Cerezo Osaka menekankan pentingnya mengadopsi standar profesionalisme yang ditunjukkan oleh klub-klub Eropa. “Kami belajar dari apa yang ditunjukkan oleh tim seperti Dortmund—dedikasi, kebugaran, dan taktik modern. Itu menjadi inspirasi bagi kami untuk terus berkembang,” ujar manajer dalam konferensi pers.
Potensi Dampak Tur Terhadap Pasar Sepak Bola Asia
- Eksposur Media: Tur Borussia Dortmund diprediksi akan menarik jutaan penonton melalui siaran televisi dan platform digital, meningkatkan visibilitas liga Jepang.
- Kerjasama Komersial: Klub Eropa biasanya memanfaatkan tur pra-musim untuk memperkenalkan lini produk baru, termasuk jersey terbaru yang dapat dijual secara eksklusif di pasar Asia.
- Pengembangan Talenta: Interaksi antara pemain muda Jepang dan bintang dunia seperti Haaland atau Brandt dapat memberikan pengalaman belajar berharga.
Prospek Transfer dan Masa Depan Brandt
Saat Brandt bersiap meninggalkan Dortmund pada akhir musim ini, spekulasi mengenai tujuan barunya semakin menguat. Atletico Madrid dikabarkan tertarik menjadikannya pengganti Antoine Griezmann, sementara opsi lain di liga-liga utama Eropa belum menutup pintu. Keputusan akhir masih menunggu konfirmasi resmi, namun kepastian akan adanya pergerakan pemain bintang menambah sensasi menjelang akhir musim.
Di sisi lain, Toni Reitz, pemain muda berbakat yang saat ini menjadi kapten tim cadangan Regionalliga, diprediksi juga akan meninggalkan klub pada musim panas mendatang. Hal ini menandakan fase transisi besar bagi Dortmund, yang harus mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh beberapa pemain kunci.
Kesimpulan
Tur pra-musim Borussia Dortmund ke Jepang menjadi sorotan utama menjelang peluncuran musim 2026/27, sekaligus menambah antusiasme bagi klub-klub lokal seperti Cerezo Osaka. Sementara Brandt menyiapkan langkah selanjutnya dalam kariernya, sepak bola Jepang memanfaatkan momentum global untuk memperkuat posisinya di peta sepak bola internasional. Kedepannya, kolaborasi antara klub Eropa dan Asia diprediksi akan terus berkembang, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak baik dari segi komersial maupun pengembangan talenta.













