Drama 5 Gol di Derby Jatim: Persik Kediri Menaklukkan Arema FC dengan Skor Tipis 3-2

Back to Bali – 04 Mei 2026 | Derby Jawa Timur kembali menyuguhkan pertandingan yang menegangkan pada Minggu, 3 Mei 2026. Di Stadion Gelora Joko..

3 minutes

Read Time

Drama 5 Gol di Derby Jatim: Persik Kediri Menaklukkan Arema FC dengan Skor Tipis 3-2

Back to Bali – 04 Mei 2026 | Derby Jawa Timur kembali menyuguhkan pertandingan yang menegangkan pada Minggu, 3 Mei 2026. Di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Persik Kediri berhasil mengamankan tiga poin penuh setelah menumpas Arema FC dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga Super 2025/26. Pertandingan yang berlangsung penuh dinamika ini menjadi sorotan utama pecinta sepak bola karena mencatat lima gol yang terjadi dalam rentang waktu kurang dari satu jam, sekaligus memperlihatkan perubahan posisi klasemen yang signifikan bagi kedua tim.

Awal yang Menggigit

Sejak peluit pertama ditiup, Persik Kediri menunjukkan intensitas menyerang yang tinggi. Hanya delapan menit ke dalam babak pertama, Ernesto Gomez membuka keunggulan Macan Putih dengan tembakan tajam yang tak dapat dihalau kiper Arema. Gol pertama ini memberikan dorongan moral bagi Persik, sekaligus menempatkan Arema pada posisi harus segera mengejar ketertinggalan.

Gol Ganda Memperlebar Kelebihan

Menjelang pertengahan babak pertama, Persik kembali menambah angka melalui Telmo Castanheira pada menit ke-28. Serangan kombinasi antara lini tengah dan penyerang membuat pertahanan Arema terdesak, sehingga Castanheira mampu mengeksekusi finishing yang bersih. Tak lama setelahnya, pada menit ke-43, Ernesto Gomez kembali menambah koleksi golnya, kali ini dengan brace yang menegaskan dominasinya di lini serang Persik.

Dengan tiga gol tanpa balasan, Persik Kediri menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0, sementara Arema FC tampak tertekan dan harus mengatur taktik baru di babak kedua.

Usaha Balik Arema di Babak Kedua

Masuknya babak kedua, Arema FC, yang dipimpin oleh pelatih Marcos Santos, berusaha mengubah alur pertandingan. Tekanan terus-menerus dari sisi kanan sayap dan pergerakan pemain sayap membuat Persik harus menurunkan garis pertahanan. Akhirnya, pada menit ke-86, Dalberto berhasil memanfaatkan ruang di kotak penalti dan mengeksekusi penyelesaian yang menambah satu gol untuk Arema, mengurangi selisih menjadi 3-1.

Namun, kegembiraan Arema tidak bertahan lama. Di menit ke-90+9, Walisson Maia menambah gol balasan untuk Persik, memperkecil jarak menjadi 3-2. Gol terakhir ini terjadi pada waktu tambahan, menandai bahwa pertandingan hampir selesai dengan skor akhir 3-2.

Statistik dan Pengaruh pada Klasemen

  • Poin Persik Kediri: 26 poin, menempati posisi ke-12.
  • Poin Arema FC: 39 poin, menempati posisi ke-11.
  • Gol yang dicetak: Persik Kediri – Ernesto Gomez (2), Telmo Castanheira (1); Arema FC – Dalberto (1), Walisson Maia (1).
  • Durasi gol: Semua gol terjadi sebelum menit ke-90, dengan gol terakhir terjadi pada menit tambahan.

Reaksi Pemain dan Pelatih

Setelah peluit akhir, para pemain Persik Kediri merayakan kemenangan dengan sorak sorai di lapangan. Ernesto Gomez, yang menjadi pencetak dua gol, menyatakan rasa puasnya karena berhasil mengkonversi peluang penting di kedua babak. “Kami bermain dengan tekad tinggi, terutama di babak pertama. Semua kerja keras latihan terbukti hari ini,” ujar Gomez dalam wawancara singkat.

Di sisi lain, pelatih Marcos Santos mengakui bahwa timnya kurang konsentrasi di babak pertama namun memuji semangat juang yang muncul di menit akhir. “Kami harus belajar dari kekurangan di fase awal. Namun, gol-gol terakhir menunjukkan bahwa Arema masih punya potensi untuk bangkit,” kata Santos.

Implikasi Jangka Panjang

Kemenangan ini memberi Persik Kediri dorongan moral yang besar, terutama menjelang fase akhir musim. Dengan tiga poin tambahan, mereka berpeluang naik beberapa posisi jika konsistensi performa terjaga. Bagi Arema FC, meskipun tetap berada di atas Persik dalam klasemen, hasil ini menjadi peringatan bahwa selisih poin tidak menjamin kemenangan mutlak, terutama dalam derby yang penuh emosi.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan betapa pentingnya konsistensi taktik dan kesiapan mental dalam kompetisi liga yang kompetitif. Derby Jawa Timur kali ini tidak hanya menghasilkan lima gol spektakuler, tetapi juga menambah warna cerita persaingan antar klub di tingkat tertinggi sepak bola Indonesia.

About the Author

Pontus Pontus Avatar