Back to Bali – 15 Juni 2026 |
Duta Kabupaten Tabanan berhasil mencuri perhatian ribuan penonton saat tampil dalam Utsawa (Parade) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu, 14 Juni 2026 malam. Penampilan yang menampilkan talenta-talenta muda tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya Bali melalui pembinaan generasi penerus sejak usia dini. Pementasan yang mengusung tema PKB XLVIII Tahun 2026, “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, menghadirkan Gong Kebyar Anak-anak dari Sanggar Seni Iswara Murthi, Banjar Dinas Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan sebagai Duta Kabupaten Tabanan. Penampilan tersebut berlangsung berdampingan dengan Duta Kabupaten Klungkung dan disaksikan langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Turut hadir dalam kesempatan itu Gubernur Bali Wayan Koster, Danrem 163/Wira Satya, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Tabanan, kepala instansi vertikal, serta para seniman dan budayawan. Keberhasilan penampilan Duta Tabanan tidak terlepas dari dukungan berkelanjutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya. Berbagai program pembinaan generasi muda, pemberdayaan sanggar seni, pelestarian permainan tradisional, hingga pengembangan ruang kreativitas bagi masyarakat terus dilakukan untuk memperkuat identitas budaya daerah. Pementasan diawali dengan sajian Tabuh Kreasi Pepanggulan berjudul “Wara Bantar” yang dibawakan para penabuh cilik. Garapan tersebut mengangkat makna spiritual tentang pencarian hari baik sebagai upaya mencapai kelancaran hidup, keseimbangan, dan moksa. Melalui komposisi musikal yang dinamis, para seniman muda Tabanan menunjukkan kemampuan teknik dan kekompakan yang mendapat apresiasi dari penonton. Kemegahan pertunjukan berlanjut melalui penampilan Tari Gabor, tarian penyambutan yang menggambarkan rasa hormat dan kebahagiaan dalam menerima kehadiran tamu. Gerakan yang anggun dan ekspresi ceria para penari muda berhasil menghadirkan suasana hangat sekaligus menunjukkan keberlangsungan tradisi seni tari di Kabupaten Tabanan. Sebagai penutup, Duta Kabupaten Tabanan mempersembahkan dolanan tradisional bertajuk “Mekekua-kekuaan”. Pertunjukan tersebut mengangkat kisah I Lutung dan I Kekua yang sarat pesan moral tentang pentingnya menghindari sifat sombong, serakah, dan licik. Selain menghibur, dolanan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai nilai kejujuran, kebersamaan, ketangkasan, keharmonisan, dan pengendalian diri bagi generasi muda. Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan dan pementasan Duta Kabupaten Tabanan di ajang PKB XLVIII Tahun 2026. “Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anak-anak, pelatih, seniman, pendamping, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga Duta Kabupaten Tabanan mampu tampil luar biasa malam ini. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan berkesenian, tetapi juga menjadi generasi penerus yang akan menjaga dan melestarikan budaya Bali. Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus hadir memberikan dukungan agar seni dan budaya tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat Tabanan,” ujar Sanjaya.













