Generasi Muda Denpasar Menjadi Sorotan di PKB XLVIII

Back to Bali – 17 Juni 2026 | Duta Gong Kebyar Anak-Anak (GKA) Kota Denpasar dari Sanggar Cilinaya sukses memukau penonton saat tampil dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin, 15 Juni 2026 malam. Penampilan yang mengangkat kekayaan permainan tradisional Bali melalui dolanan…

2 minutes

Read Time

Generasi Muda Denpasar Menjadi Sorotan di PKB XLVIII

Back to Bali – 17 Juni 2026 |

Duta Gong Kebyar Anak-Anak (GKA) Kota Denpasar dari Sanggar Cilinaya sukses memukau penonton saat tampil dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin, 15 Juni 2026 malam. Penampilan yang mengangkat kekayaan permainan tradisional Bali melalui dolanan Upih Jaran tersebut mendapat apresiasi dari Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Turut hadir memberikan dukungan dalam pementasan tersebut Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Pertunjukan juga disaksikan Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, dan Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar. Pada kesempatan tersebut, Duta GKA Kota Denpasar tampil berhadapan dengan Duta GKA Kabupaten Bangli dari Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak Santika Murti, Banjar Demulih, Desa Adat Demulih, Kecamatan Susut. Kedua duta kabupaten/kota menampilkan sajian seni berupa tabuh kreasi pepanggulan, tari kreasi, hingga dolanan tradisional yang disambut antusias ratusan penonton. Usai menyaksikan pementasan, Walikota Jaya Negara memberikan apresiasi kepada para seniman muda yang tampil, termasuk para pelatih dan keluarga besar Sanggar Cilinaya. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan generasi muda dalam berkesenian menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan budaya Bali. “Adik-adik penabuh dan penari telah menunjukkan semangat luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi Kota Denpasar karena generasi mudanya terus berlatih, berkarya, dan menjaga adat serta budaya Bali,” ujar Jaya Negara. Koordinator Sanggar Cilinaya, I Ketut Sudiarta, menjelaskan bahwa Duta GKA Kota Denpasar membawakan tiga garapan utama, yakni Tabuh Kreasi Pepanggulan Sudhi Atma, Tari Kreasi Puja Prasamya, dan dolanan Upih Jaran. Tabuh Sudhi Atma merupakan karya I Made Suwendra yang mengangkat makna penyucian jiwa menuju ketenangan batin melalui harmonisasi musikal Gong Kebyar. Sementara Tari Puja Prasamya menghadirkan pesan persatuan, saling menghormati, dan kasih sayang sebagai fondasi kehidupan yang damai.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar