Back to Bali – 03 Mei 2026 | Sabrina Anggraini bersama suami, anaknya Launa, serta sahabatnya Belva Devara menghabiskan liburan keluarga di Jepang pada akhir April 2026. Pilihan destinasi tidak sekadar mengejar musim sakura, melainkan mengejar keunikan warna biru yang menawan di Hitachi Seaside Park, Ibaraki. Keputusan itu didasari keinginan kuat Sabrina untuk menyaksikan mekarnya nemophila, atau yang populer dengan sebutan blue flower season.
Hitachi Seaside Park dikenal dengan lahan seluas 180 hektar yang dipenuhi taman tematik. Namun, pada akhir April, area “Blue Flower Garden” menjadi primadona. Ratusan ribu bunga nemophila berwarna biru pastel menutupi lereng tanah, menciptakan pemandangan seolah‑seolah laut biru mengalir di daratan. Sabrina, yang dikenal aktif di media sosial, segera mengabadikan momen tersebut dalam sembilan potret yang kemudian menjadi viral di Instagram.
Detik‑detik Penting di Balik 9 Potret
- Potret pertama: Sabrina dan Launa berpose di antara hamparan bunga biru, mengenakan dresscode biru yang serasi. Warna pakaian mereka seolah menyatu dengan latar, menambah kesan magis.
- Potret kedua: Belva Devara muncul dengan senyum lebar, memegang seikat nemophila. Foto ini menonjolkan kebersamaan tiga generasi wanita dalam satu frame.
- Potret ketiga: Fokus pada detail bunga, menampilkan kelopak halus yang tampak bersinar di bawah sinar matahari pagi.
- Potret keempat: Sabrina berdiri di atas jembatan kayu kecil, dengan latar laut biru di kejauhan, menegaskan tema “blue everywhere”.
- Potret kelima: Launa berlari riang di antara barisan bunga, memperlihatkan kebebasan anak kecil dalam suasana alam yang menenangkan.
- Potret keenam: Suami Sabrina muncul sebentar, membawa kamera, memperlihatkan dukungan keluarga dalam mewujudkan liburan impian.
- Potret ketujuh: Siluet keluarga di senja hari, ketika cahaya matahari mulai memudar, memberi nuansa romantis.
- Potret kedelapan: Close‑up pada tangan Sabrina yang memegang satu tangkai nemophila, melambangkan kehangatan dan rasa syukur.
- Potret kesembilan: Panorama keseluruhan taman, menampilkan hamparan biru yang tak berujung, seolah mengajak penonton masuk ke dalam lukisan alam.
Setiap foto tidak hanya menonjolkan keindahan alam, tetapi juga menonjolkan nilai kebersamaan. Sabrina menekankan bahwa liburan ini bukan sekadar wisata, melainkan momen penting untuk mengisi energi positif bersama keluarga. Ia menyebut bahwa suaminya berperan penting dalam merencanakan perjalanan, mulai dari pemilihan tanggal hingga pemesanan akomodasi yang dekat dengan taman.
Pilihannya untuk berkunjung pada akhir April bukan kebetulan. Musim sakura biasanya memuncak pada pertengahan hingga akhir Maret, sementara nemophila membutuhkan suhu yang lebih hangat untuk berbunga optimal. Dengan menyesuaikan jadwal, Sabrina berhasil melewatkan keramaian sakura dan menemukan “permata tersembunyi” yang masih relatif belum banyak dikunjungi turis internasional.
Pengalaman Wisata yang Membawa Nilai Tambah
Selain menikmati pemandangan, keluarga Sabrina juga mencicipi kuliner lokal di kawasan Ibaraki. Mereka mencoba “ikayaki” (gurita panggang) dan “hitachi ramen”, yang menambah warna tersendiri pada liburan. Aktivitas lain meliputi naik sepeda keliling taman, mengunjungi museum flora, serta berpartisipasi dalam workshop melukis bunga nemophila yang diadakan oleh pihak pengelola taman.
Reaksi netizen di media sosial pun sangat positif. Ribuan komentar memuji kombinasi warna biru yang konsisten, kualitas foto, serta inspirasi bagi para traveler untuk mengeksplorasi destinasi di luar jalur mainstream. Banyak yang menanyakan tips perjalanan, seperti cara menghindari keramaian, transportasi lokal, dan rekomendasi akomodasi dekat taman.
Secara keseluruhan, liburan Sabrina Anggraini ke Hitachi Seaside Park menunjukkan bagaimana perencanaan matang, pemilihan waktu yang tepat, serta kepekaan terhadap keindahan alam dapat menghasilkan pengalaman tak terlupakan. Nemophila biru yang memukau tidak hanya menjadi latar foto Instagram, tetapi juga simbol kebersamaan keluarga dalam menyambut musim semi yang penuh harapan.
Ke depan, Sabrina berencana menjelajahi destinasi lain di Jepang yang menawarkan keunikan alam serupa, sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk mengeksplorasi keindahan yang belum banyak diketahui publik.













