Back to Bali – 25 April 2026 | San Antonio Spurs kembali mengukir momentum di babak pertama playoff Barat setelah mengalahkan Portland Trail Blazers dengan skor 120-108 pada Game 3. Kemenangan ini diperoleh meski bintang utama tim, Victor Wembanyama, absen karena masih menjalani protokol concussion setelah cedera di Game 2. Tanpa kehadiran sang All‑Star, Spurs menampilkan permainan kolektif yang disiplin, dipimpin oleh penampilan gemilang rookie Dylan Harper dan Stephon Castle.
Harper Memecahkan Rekor, Mengangkat Tim
Dylan Harper, pilihan draft No.2 tahun lalu, mencetak 27 poin, dengan 22 poin tercipta pada babak kedua. Ia berhasil menembus pertahanan Portland dengan efisiensi tinggi: 4 tembakan tiga angka dari 5 percobaan dan 5 dari 7 di dalam cat. Penampilan ini menjadikannya pemain kedua termuda dalam sejarah NBA yang mencetak 20 atau lebih poin dari bangku cadangan dalam pertandingan playoff, menyusul Kobe Bryant yang melakukannya pada usia 18 tahun.
Harper tidak hanya menyumbang poin, ia juga membantu Spurs menutup defisit 15 poin pada akhir kuarter ketiga. Pada menit ke‑5 babak ketiga, Trail Blazers memimpin 82-67, namun serangan balik Spurs yang dipicu oleh Harper menghasilkan run 27-15, mengubah skor menjadi 108-96 pada akhir pertandingan.
Stephon Castle Menjadi Penyelamat
Sementara Harper memberikan dorongan energi, Stephon Castle menjadi pencetak poin terbanyak dengan 33 poin. Castle menembak dengan akurasi tinggi, mencatatkan 18 tembakan dengan 10 bebas lemparan yang berhasil. Performanya menunjukkan evolusi signifikan dari game pertama (17 poin) hingga game ketiga, menegaskan perannya sebagai salah satu penopang utama serangan Spurs di tengah ketidakhadiran Wembanyama.
Kontribusi Lainnya dan Tantangan Trail Blazers
Portland tidak dapat mengabaikan usaha mereka. Jrue Holiday mencetak 29 poin, sementara Scoot Henderson menambahkan 21 poin. Kedua guard tersebut menembak 10 dari 19 tiga angka, namun tidak cukup untuk menahan laju Spurs. De’Aaron Fox, yang berposisi di tim lawan, mencatat 18 poin, 6 assist, dan 4 rebound, namun kontribusinya terhambat oleh pertahanan ketat Spurs di kuarter kedua dan keempat.
Rookie Carter Bryant dari Spurs, meskipun hanya mencetak 3 poin, memberikan dampak defensif dengan 3 blok dan 6 rebound, mencatat plus‑17 dalam statistik linup selama 23 menit bermain.
Wembanyama Masih Dalam Proses Pemulihan
Victor Wembanyama tetap berada di luar lapangan karena masih berada dalam proses pemulihan concussion. Pelatih Spurs, Mitch Johnson, menegaskan bahwa keputusan medis dan kebijakan liga harus dipenuhi sebelum pemain dapat kembali. Wembanyama, yang juga merupakan finalis MVP Kia dan pemegang gelar Defensive Player of the Year 2025‑26, diharapkan kembali pada Game 4 yang dijadwalkan berlangsung di Portland.
Kehidupan Di Luar Lapangan: Pasangan Pemain Spurs Berkembang
Selain sorotan di arena, pasangan-pasangan pemain Spurs semakin menonjol di bidang profesional masing‑masing. Beberapa istri dan pacar pemain telah mengukir prestasi di industri fashion, teknologi, dan hiburan, memperlihatkan bahwa kesuksesan tim tidak hanya terbatas pada statistik basket. Keberhasilan mereka menjadi contoh sinergi antara dukungan keluarga dan performa atletik.
Proyeksi Seri Selanjutnya
Kemenangan Game 3 memberikan Spurs keunggulan 2-1 dalam seri best‑of‑seven. Namun, kedatangan Game 4 di Portland akan menjadi ujian besar, terutama bila Wembanyama masih absen. Jika Spurs dapat mempertahankan pola serangan berbasis kecepatan guard dan kontribusi dari pemain muda, peluang mereka untuk melaju ke putaran berikutnya tetap terbuka lebar.
Di sisi lain, Trail Blazers harus menemukan cara mengatasi tekanan defensif Spurs dan meningkatkan konsistensi tembakan tiga angka mereka. Pertarungan keduanya diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menarik di babak pertama playoff tahun ini.
Dengan semangat kebangkitan yang ditunjukkan di Game 3, San Antonio Spurs menegaskan bahwa ketidakhadiran satu bintang tidak menghalangi tekad tim untuk melaju lebih jauh. Penampilan Harper dan Castle menjadi bukti bahwa generasi muda sudah siap mengisi kekosongan dan menuliskan babak baru dalam sejarah klub.













