Back to Bali – 25 April 2026 | San Antonio Spurs berhasil mengamankan kemenangan penting 120-108 pada Game 3 melawan Portland Trail Blazers pada Jumat malam, memperpanjang keunggulan seri menjadi 2-1 di babak pertama playoff NBA. Penampilan gemilang Stephon Castle menjadi sorotan utama, ia mencatat 33 poin dan lima assist, sekaligus memimpin serangan tim dalam situasi tanpa Victor Wembanyama yang absen karena gegar otak.
Peran Kunci Castle dalam Comeback
Spurs sempat tertinggal hingga 15 poin pada kuarter kedua, namun Castle mengubah alur permainan dengan serangkaian tembakan jarak menengah dan penetrasi ke dalam kotak. Pada kuarter ketiga, ia memicu run 23-12 timnya, mengembalikan kedudukan menjadi imbang 85-85 dan selanjutnya memberikan keunggulan tipis 88-87 pada kuarter keempat.
Keberhasilan Castle tidak lepas dari dukungan rekan satu tim. De’Aaron Fox menambah 17 poin, sementara Dylan Harper yang masuk dari bangku cadangan mencetak double‑double 27 poin dan 10 rebound. Luke Kornet juga berkontribusi dengan 14 poin serta 10 rebound, memperkuat kehadiran interior Spurs.
Kondisi Tanpa Wembanyama
Victor Wembanyama, yang biasanya menjadi tulang punggung pertahanan Spurs, terpaksa absen setelah mengalami gegar otak pada pertandingan sebelumnya. Kekhawatiran akan dampak kehilangan pemain berharga itu sempat menambah tekanan pada tim, namun Spurs menunjukkan ketangguhan mental dengan mengandalkan pemain muda yang siap melangkah.
Pelatih Gregg Popovich menegaskan bahwa absennya Wembanyama bukan menjadi alasan untuk menyerah. “Kami menyiapkan semua pemain untuk berkontribusi, dan hari ini mereka membuktikan kemampuan mereka,” ujar Popovich dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Strategi dan Statistik
- Stephon Castle: 33 poin, 5 assist, 4 rebound.
- Dylan Harper: 27 poin, 10 rebound.
- De’Aaron Fox: 17 poin, 6 assist.
- Luke Kornet: 14 poin, 10 rebound.
- Portland Trail Blazers: Deni Avdija 11 poin, Scoot Henderson 14 poin.
Blazers sempat unggul pada babak pertama berkat serangan cepat, terutama dari Deni Avdija dan Scoot Henderson. Namun, ketidakstabilan pertahanan dan kesulitan menahan serangan balik Spurs menjadi faktor utama kebobolan mereka di kuarter ketiga dan keempat.
Implikasi untuk Putaran Selanjutnya
Kemenangan ini menempatkan Spurs selangkah lebih maju untuk melaju ke semifinal Wilayah Barat, di mana mereka akan berhadapan dengan pemenang pertemuan antara Denver Nuggets (seed ke‑3) dan Minnesota Timberwolves (seed ke‑6). Minnesota saat ini memimpin seri 2-1, sehingga hasil berikutnya sangat menentukan jalur menuju Final NBA.
Game 4 dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu di Portland, memberikan peluang bagi Blazers untuk membalikkan keadaan. Jika mereka mampu menahan tekanan dan memperbaiki eksekusi pertahanan, seri masih terbuka lebar.
Secara keseluruhan, penampilan impresif Stephon Castle menjadi bukti bahwa Spurs memiliki kedalaman skuad yang mampu bersaing bahkan tanpa kehadiran bintang utama. Keberhasilan ini juga menambah kepercayaan diri bagi pemain muda lainnya, menandai era baru bagi franchise yang tengah berusaha mengukir kembali kejayaan di panggung playoff.













