Back to Bali – 04 Mei 2026 | Tottenham Hotspur berhasil keluar dari zona degradasi usai mengalahkan Aston Villa 2-0 di Villa Park pada Sabtu. Kedua gol yang dicetak oleh Conor Gallagher dan Richarlison menegaskan dominasi Spurs dan mengangkat mereka ke posisi 17 dengan selisih satu poin di atas West Ham United, menyisakan tiga pertandingan lagi dalam perburuan selamat di Liga Premier.
Gol pertama muncul pada menit ke-22 melalui aksi cepat Gallagher yang memanfaatkan kekacauan pertahanan Villa. Setelah menerima umpan pendek, ia menembakkan bola ke sudut kanan gawang, memaksa penjaga gawang menepis tetapi bola kembali ke dalam jaring. Gol kedua datang pada menit ke-39 ketika Richarlison menerima umpan silang dan menegaskan peluang dengan tembakan keras ke sudut bawah kiri. Kedua gol tersebut memicu sorakan para pendukung Tottenham di luar stadion, sementara suporter Villa mengeluarkan heckling yang semakin keras sepanjang babak pertama.
Pengaruh Roberto De Zerbi
Pelatih baru Tottenham, Roberto De Zerbi, yang baru mengambil alih jabatan satu bulan lalu, tampak berhasil mengembalikan semangat dan disiplin tim. Sebelum kedatangan De Zerbi, Spurs belum meraih kemenangan di liga sejak Desember dan terpuruk di posisi zona degradasi. Namun dalam empat pertandingan terakhir, mereka berhasil mengumpulkan tiga kemenangan, termasuk kemenangan beruntun pertama mereka pada awal musim melawan Burnley dan Manchester City.
De Zerbi menekankan pentingnya ‘keseimbangan’ dalam permainan. Dalam konferensi pers pasca pertandingan, ia menyatakan, ‘Kita harus tetap menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan, serta memastikan pemain memiliki kepercayaan diri.’ Pendekatan taktisnya yang menekankan pressing terkoordinasi dan transisi cepat terbukti efektif melawan tim yang kurang intensif seperti Aston Villa.
Kondisi Aston Villa dan Reaksi Penonton
Villa tampil lemah sejak awal. Mereka gagal menciptakan peluang signifikan pada babak pertama; statistik menunjukkan bahwa 45% operan mereka berasal dari dua bek tengah, Victor Lindelöf dan Tyrone Mings, menandakan kurangnya kreativitas di lini tengah. Penonton Villa semakin tidak sabar, mengeluarkan teriakan protes yang menambah tekanan pada pemain rumah. Meskipun Emi Buendia mencetak gol balasan pada menit ke-90+2, sorakan penonton tetap minim.
Situasi Klasemen dan Persaingan Degradasi
Dengan hasil ini, Tottenham naik ke posisi 17 dengan 33 poin, satu poin di atas West Ham yang baru saja kalah 0-2 dari Brentford. Di sisi lain, tim-tim lain yang berjuang di zona bawah seperti Sunderland dan Nottingham Forest masih berjuang keras. Berikut rangkuman singkat klasemen sementara:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 17 | Tottenham Hotspur | 33 |
| 18 | West Ham United | 32 |
| 19 | Sunderland | 30 |
| 20 | Nottingham Forest | 29 |
Masih ada tiga laga tersisa bagi Spurs, termasuk pertemuan penting melawan Liverpool dan Manchester United. Jika mereka mampu mempertahankan performa ini, peluang bertahan di Liga Premier menjadi lebih realistis.
Secara keseluruhan, kemenangan di Villa Park tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga menegaskan perubahan mentalitas di bawah asuhan De Zerbi. Dengan semangat baru, kedisiplinan taktis, dan dukungan pendukung yang kembali percaya, Tottenham kini berada di jalur yang lebih aman untuk melanjutkan musim di level tertinggi. Keberhasilan ini memberi harapan bahwa Spurs dapat mengakhiri musim dengan posisi yang layak dan menghindari degradasi.













