Veda Ega Pratama di Ambang Papan Atas Moto3: Peluang Emas Tembus 5 Besar di Brno!

Back to Bali – 14 Juni 2026 | Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, siap mencuri perhatian di seri Moto3 Republik Ceko 2026 yang akan digelar di Sirkuit Brno pada 19-21 Juni 2026. Dengan performa konsisten yang ditunjukkannya sepanjang musim ini, Veda berpeluang besar untuk menembus jajaran lima besar klasemen sementara. Saat ini, rider…

3 minutes

Read Time

Veda Ega Pratama di Ambang Papan Atas Moto3: Peluang Emas Tembus 5 Besar di Brno!

Back to Bali – 14 Juni 2026 | Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, siap mencuri perhatian di seri Moto3 Republik Ceko 2026 yang akan digelar di Sirkuit Brno pada 19-21 Juni 2026. Dengan performa konsisten yang ditunjukkannya sepanjang musim ini, Veda berpeluang besar untuk menembus jajaran lima besar klasemen sementara.

Saat ini, rider andalan Honda Team Asia tersebut menempati peringkat keenam klasemen dengan mengoleksi 71 poin. Jaraknya dengan para pembalap di atasnya sangat tipis, hanya terpaut beberapa poin saja. Hasil positif di Sirkuit Brno diprediksi akan menjadi kunci untuk mendongkrak posisinya ke papan atas.

Klasemen sementara Moto3 2026 menunjukkan dominasi Maximo Quiles (KTM) di puncak dengan 170 poin. Di belakangnya berturut-turut ada Alvaro Carpe (111 poin), Marco Morelli (77 poin), David Almansa (76 poin), dan Brian Uriarte (72 poin), sebelum Veda Ega Pratama (71 poin). Meskipun KTM mendominasi, Veda membuktikan bahwa ia mampu bersaing ketat.

Sirkuit Brno akan menjadi tantangan baru bagi Veda. Sebelumnya, di GP Hungaria yang juga merupakan trek baru baginya, Veda hanya mampu finis di posisi ke-16. Sirkuit Balaton Park di Hungaria memang dikenal memiliki tingkat cengkeraman ban yang rendah dan kondisi cuaca panas, yang menambah kesulitan bagi para pembalap.

Perjuangan Veda di Brno akan dimulai sejak sesi latihan bebas pada hari Jumat, dilanjutkan dengan sesi kualifikasi yang krusial pada hari Sabtu untuk mengamankan posisi start terbaik. Puncaknya adalah balapan utama pada hari Minggu.

Podium yang Belum Diserahkan

Menariknya, Veda Ega Pratama baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia belum menerima trofi podium dari Moto3 Prancis. Ia mendapatkan posisi ketiga tambahan setelah hasil balapan Adrian Fernandez dianulir akibat pelanggaran teknis. Veda, yang sebenarnya finis di posisi keempat setelah bangkit dari urutan ke-14 akibat insiden di awal balapan dengan trek basah, kini masuk dalam catatan klasemen.

Meski poin sudah masuk, trofi tersebut belum diserahkan, yang seharusnya diberikan oleh Matteo Bertelle. Veda tidak menjadikan hal ini sebagai tekanan, melainkan sebagai bonus dari proses belajarnya untuk meningkatkan konsistensi di musim debutnya. Ia menegaskan akan terus berusaha tampil maksimal di setiap balapan yang tersisa.

Veda Ega Pratama sendiri memiliki rekam jejak yang membanggakan di ajang balap. Ia pernah menimba ilmu di kejuaraan ARRC pada medio 2024 dan mulai dikenal luas setelah menjadi peserta dan menjuarai Asia Talent Cup 2024. Perjalanan debutnya di Moto3 2026 ini telah melampaui ekspektasi banyak pihak.

Meskipun sempat mengalami kesulitan, termasuk hukuman long lap penalty di Moto3 Hungaria yang membuatnya finis ke-16, Veda menunjukkan ketahanan dan semangat juang yang tinggi. Ia juga menegaskan bahwa hubungannya dengan pembalap Malaysia, Hakim Danish, sejauh ini baik-baik saja, menepis isu yang beredar di media sosial.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, sempat menyatakan kekecewaannya atas hasil Veda di Hungaria. Namun, dengan sisa seri yang ada, Veda Ega Pratama memiliki peluang besar untuk memperbaiki posisinya dan membuktikan diri sebagai salah satu talenta muda terbaik di kancah Moto3.

Perjalanan Veda Ega Pratama di Moto3 2026 patut terus diikuti. Sirkuit Brno akan menjadi pembuktian berikutnya bagi pembalap muda Indonesia ini untuk meraih hasil optimal dan mendekatkan diri pada impian menembus lima besar klasemen.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar