Back to Bali – 01 Mei 2026 | Grup musik legendaris Yovie & Nuno kembali mengukir sejarah pada tahun 2026 dengan menggelar konser megah berjudul “25 Tahun Janji Suci” sekaligus merilis mini album bertajuk “Kilometer”. Kedua momentum tersebut sekaligus menandai perayaan 25 tahun perjalanan musik yang telah melewati tujuh kali pergantian formasi, sekaligus menegaskan komitmen band dalam menyuguhkan karya yang tetap relevan di era generasi baru.
Konser ‘Janji Suci’ di Istora Senayan
Pada 13 Juni 2026, Istora Senayan, Jakarta, menjadi saksi bisu dari konser perayaan yang dinanti ribuan penggemar. Acara yang dinamai “25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno” menampilkan setlist komprehensif, mulai dari hits klasik seperti “Menikahi Keluarga” hingga lagu-lagu terbaru dari EP “Kilometer”. Produksi panggung mengusung tema nostalgia dengan sentuhan visual futuristik, mencerminkan perjalanan panjang band dari era 90-an hingga kini.
Penjualan tiket yang dibuka sejak awal bulan Mei 2026 langsung habis terjual dalam hitungan hari, menegaskan besarnya antusiasme publik. Harga tiket berjenjang, mulai dari kategori reguler hingga VIP yang menyertakan meet & greet bersama anggota band. Keamanan dan protokol kesehatan tetap menjadi prioritas, dengan koordinasi intens antara pihak arena, manajemen, serta tim keamanan.
Mini Album ‘Kilometer’ – Enam Lagu, Dua Era
Sejalan dengan konser, Yovie & Nuno merilis mini album “Kilometer” yang berisi enam lagu, tiga di antaranya merupakan aransemen ulang dari hits lama, dan tiga lagu baru yang menandai evolusi musikal grup. EP ini diproduksi oleh Yovie Widianto bersama Ari Renaldi, yang sebelumnya pernah berkolaborasi dalam beberapa proyek musik ternama.
- “Misal” – aransemen baru dengan nuansa elektronik ringan.
- “Yang Baru” – balada pop yang menonjolkan vokal ganda Adhyra Yudhi dan Chico Andreas.
- “Bunga Jiwaku” – reinterpretasi klasik dengan sentuhan jazz.
- “Indah Kuingat Dirimu” – lagu baru yang menonjolkan melodi piano Yovie.
- “Sempat Memiliki” – kolaborasi lyrical antara Yovie dan Arsy Widianto.
- “Kilometer” – judul utama EP, menggabungkan gaya generasi kini dengan ciri khas 80-an.
Yovie menjelaskan bahwa lagu “Kilometer” mencerminkan perjalanan waktu dan jarak yang telah ditempuh band selama dua setengah dekade. Liriknya menggambarkan semangat generasi muda, sementara aransemen musik tetap memuat unsur synth dan chord progresif yang menjadi identitas Yovie & Nuno sejak era debut.
Formasi Terbaru dan Dinamika Kreatif
Formasi terkini terdiri atas vokalis Adhyra Yudhi, vokalis Chico Andreas, keyboardist Ady Julian, serta gitaris Muchamad Ahadiyat (Diat). Kombinasi suara vokal yang harmonis serta kemampuan instrumental yang fleksibel menjadi kekuatan utama dalam menafsirkan kembali lagu-lagu lama sekaligus menciptakan karya baru. Yovie menegaskan, “Kami ingin menghadirkan warna segar tanpa menghilangkan esensi musikal Yovie & Nuno. Perpaduan karakter lama dan energi baru menjadi benang merah yang memperkaya cerita kami dalam EP ini.”
Respon Penggemar dan Prospek ke Depan
Sejak peluncuran EP, streaming pada platform digital mencatat lonjakan signifikan, dengan lebih dari 2 juta kali diputar dalam minggu pertama. Media sosial pun dipenuhi komentar positif, menyoroti keberhasilan band dalam merangkul generasi muda tanpa mengorbankan identitas musikal asal. Pakar industri musik memperkirakan bahwa konser di Istora Senayan akan menjadi salah satu pertunjukan terbesar di kalender hiburan Indonesia tahun 2026, sekaligus menjadi ajang promosi kuat bagi EP “Kilometer”.
Dengan agenda tur mini yang direncanakan mengunjungi kota-kota besar seperti Surabaya, Bandung, dan Makassar, Yovie & Nuno bertekad memperluas jangkauan musik mereka ke seluruh pelosok tanah air. Kegiatan promosi tersebut mencakup penampilan di televisi nasional, talk show, serta sesi akustik eksklusif bagi para penggemar.
Perayaan 25 tahun Yovie & Nuno tidak sekadar menandai usia, melainkan menegaskan kemampuan sebuah grup musik untuk beradaptasi, berinovasi, dan tetap relevan di tengah dinamika industri yang terus berubah. Dari panggung megah Istora Senayan hingga streaming digital, jejak langkah mereka terus melintasi generasi, mengukir janji suci yang tak lekang oleh waktu.













