Shayne Pattynama Siap Gempur Persib di El Clasico Perdana: Target 3 Poin di Kandang JIS

Back to Bali – 05 Mei 2026 | Jakarta, 5 Mei 2026 – Pemain tengah Persija Jakarta, Shaylendra “Shayne” Pattynama, mengungkapkan kegairahannya menjelang pertandingan klasik..

3 minutes

Read Time

Shayne Pattynama Siap Gempur Persib di El Clasico Perdana: Target 3 Poin di Kandang JIS

Back to Bali – 05 Mei 2026 | Jakarta, 5 Mei 2026 – Pemain tengah Persija Jakarta, Shaylendra “Shayne” Pattynama, mengungkapkan kegairahannya menjelang pertandingan klasik antara Persija dan Persib Bandung yang dijadwalkan pada Minggu, 20 Mei 2026, pukul 15.30 WIB di Jakarta International Stadium (JIS). El Clasico pertama kali ini menjadi sorotan utama karena keduanya bersaing ketat untuk posisi puncak klasemen Liga Super 2025/2026.

Pattynama, yang bergabung dengan Macan Kemayoran pada pertengahan musim ini, menyatakan bahwa ia tak sabar untuk melakoni duel panas tersebut setelah sekian lama hanya menyaksikan persaingan kedua raksasa ini dari luar negeri. “Saya sudah menunggu momen ini sejak awal musim. Menjadi bagian dari Persija memberi saya kesempatan untuk menambah sejarah, terutama melawan Persib yang selalu menjadi rival abadi,” ujar Pattynama dalam konferensi pers usai kemenangan Persija atas Persijap Jepara.

Persija Memanfaatkan Momentum Kemenangan Terbaru

Kepercayaan diri tim meningkat usai kemenangan 2-0 melawan Persijap Jepara pada pekan ke-31. Dalam laga tersebut, Persija berhasil mencatat clean sheet pertama dalam tiga pertandingan terakhir dan menguasai penguasaan bola selama lebih dari 60 persen. Pattynama menilai kemenangan itu sebagai modal penting untuk menghadapi Persib: “Kami berhasil menutup rapat di lini pertahanan dan mengeksekusi serangan dengan efektif. Itu memberi kami kepercayaan diri yang kuat menjelang laga penting berikutnya.”

Selain kemenangan, statistik tim menunjukkan perbaikan signifikan di lini pertahanan. Pada 31 pertandingan musim ini, Persija mencatat 12 clean sheet, meningkat dari 7 clean sheet pada paruh pertama musim. Hal ini menandakan peningkatan konsistensi yang diharapkan dapat menahan serangan Persib yang dikenal agresif.

Persib Bandung: Lawan Keras di Puncak Klasemen

Di sisi lain, Persib Bandung menempati puncak klasemen dengan poin tertinggi setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta 3-1 pada pekan ke-30. Tim asuhan pelatih baru, Joko Santoso, menampilkan serangan tajam yang dipimpin oleh striker andalan, Dimas Pratama, yang mencetak dua gol dalam laga tersebut. Persib bertekad mempertahankan posisi teratas dan menambah tekanan pada Persija, yang berada di posisi kedua dengan selisih satu poin.

Menurut data resmi I-League, Persib telah mencatat rata-rata penguasaan bola 58 persen dalam lima pertandingan terakhir, serta mencetak rata-rata 1,8 gol per pertandingan. Statistik tersebut menegaskan ancaman yang harus dihadapi Persija di JIS.

Strategi Persija Menghadapi El Clasico

  • Penekanan pada pertahanan: Pattynama menekankan pentingnya menjaga kebersihan gawang, mengingat Persib memiliki lini serang yang produktif.
  • Penggunaan sayap cepat: Pemain sayap kanan, Andri Kurniawan, diharapkan memberikan umpan silang berbahaya untuk striker utama, Fajar Prasetyo.
  • Rotasi pemain: Manajer Persija, Ferry Indrasjarief, berencana memberi waktu bermain kepada pemain muda pada paruh pertama untuk menjaga kebugaran pemain inti pada menit-menit krusial.

Ferry Indrasjarief mengaku masih berupaya memindahkan lokasi laga ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) demi menambah kapasitas penonton. Namun, hingga saat ini, keputusan akhir tetap pada JIS setelah koordinasi dengan panitia pelaksana liga.

Prediksi dan Harapan Penggemar

Para penggemar Persija, yang dikenal dengan julukan “Macan Kemayoran”, menanti penampilan Pattynama yang dianggap mampu menambah dimensi serangan tim. “Kami berharap Shayne dapat memberikan assist atau gol penting. Dia memiliki visi permainan yang luar biasa,” kata salah satu supporter di grup media sosial.

Sementara itu, fans Persib juga menyiapkan dukungan besar, meski harus menyaksikan laga secara daring karena pertandingan berlangsung di Jakarta. Kedua kubu diprediksi akan mengisi stadion penuh, menambah atmosfer kompetitif yang khas pada setiap pertemuan El Clasico.

Dengan semua faktor di atas, pertandingan ini tidak hanya menjadi ujian mental dan taktik, namun juga peluang bagi kedua tim untuk mengukir sejarah musim ini. Jika Persija berhasil mengamankan tiga poin, jarak mereka dengan Persib dapat berkurang menjadi selisih poin yang sangat tipis, membuka peluang persaingan ketat hingga akhir musim.

Pattynama menutup pernyataannya dengan keyakinan tinggi: “Kami tidak hanya ingin menang, kami ingin memberi pertunjukan. El Clasico ini adalah panggung kami, dan kami siap memberikan yang terbaik untuk pendukung dan klub.”

Dengan semangat yang membara, Persija Jakarta bersiap menjemput tantangan terbesar musim ini, mengandalkan kombinasi pengalaman, strategi matang, dan motivasi pemain baru seperti Shayne Pattynama untuk mengamankan tiga poin di kandang JIS.

About the Author

Bassey Bron Avatar