Back to Bali – 28 April 2026 | Pelatih Bojan Hodak kembali menunjukkan taktik rotasi kiper yang berani menjelang putaran akhir Super League 2025/26. Keputusan tersebut tidak hanya memengaruhi performa lini belakang Persib Bandung, namun juga membuka peluang bagi veteran Made Wirawan untuk menorehkan rekor pemain tertua dalam sejarah Liga Indonesia.
Rotasi Kiper yang Dilakukan Bojan Hodak
Pada laga melawan Arema FC pada Jumat, 24 April 2026, Bojan Hodak menurunkan kiper utama Teja Paku Alam dan menempatkan Fitrah Maulana berusia 19 tahun sebagai starter. Langkah ini diambil untuk mengisi kuota pemain U-23 yang biasanya diemban oleh Kakang Rudianto, yang sedang mengalami cedera ringan dan tidak dapat mengikuti dua sesi latihan terakhir.
Fitrah Maulana berhasil menjaga gawang dengan bersih, meski lini depan Persib hanya mampu menahan hasil imbang 0-0. Hasil tersebut menempatkan Persib sejajar dengan Borneo FC di puncak klasemen, menambah tekanan pada manajemen untuk mengoptimalkan setiap menit pertandingan.
Berikut ini tiga kiper yang telah mengenakan jersey Persib pada musim ini:
- Teja Paku Alam – kiper utama yang digantikan pada laga Arema FC.
- Adam Przybek – kiper asing yang pernah tampil pada beberapa laga awal musim.
- Fitrah Maulana – pemain muda U-23 yang menjadi pilihan starter pada pertandingan terakhir.
Made Wirawan: Kandidat Rekor Pemain Tertua
Di bangku cadangan, nama Made Wirawan kembali menjadi sorotan. Veteran berusia 44 tahun 5 bulan, lahir pada 1 Desember 1981, terdaftar sebagai asisten pelatih kiper dan opsi pelapis pada putaran kedua kompetisi. Jika diberi kesempatan bermain, ia berpotensi memecahkan rekor pemain tertua yang kini dipegang oleh Beto Goncalves (44 tahun 4 bulan 22 hari) saat membela PSBS Biak.
Namun, peluang Made untuk menembus lapangan tergantung pada situasi poin Persib. Saat ini, Persib tengah bersaing ketat dengan Borneo FC untuk meraih gelar juara. Bojan Hodak diperkirakan akan menunda penggunaan Made jika hal tersebut berisiko mengurangi peluang poin, mengingat fokus utama klub adalah mengamankan titel dengan selisih poin sekecil mungkin.
Strategi rotasi ini mencerminkan dilema antara memberi penghormatan kepada pemain veteran dan menjaga performa kompetitif. Bojan menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil setelah menilai kondisi fisik dan taktik lawan pada sisa jadwal.
Dampak Terhadap Peringkat dan Persaingan
Dengan hasil imbang 0-0 melawan Arema FC, Persib kini menyamai Borneo FC pada puncak klasemen. Kedua tim berada dalam persaingan ketat untuk mengamankan gelar juara pada pekan terakhir. Rotasi kiper yang dilakukan oleh Bojan dapat menjadi faktor penentu, mengingat konsistensi pertahanan menjadi kunci dalam mengurangi kebobolan dan mengoptimalkan peluang mencetak gol.
Jika Made Wirawan diberikan menit bermain, tidak hanya akan mencetak sejarah, tetapi juga dapat menjadi motivasi tambahan bagi skuad muda seperti Fitrah Maulana. Namun, risiko penurunan performa akibat perbedaan kebugaran tetap menjadi pertimbangan utama.
Keputusan Bojan akan terus dipantau oleh para pengamat dan suporter. Rotasi kiper yang dinamis serta potensi rekor usia menambah warna baru dalam persaingan Liga 1 musim ini, menjanjikan drama akhir yang menarik bagi para pecinta sepak bola Indonesia.
Dengan sisa beberapa pertandingan, strategi pelatih, kebugaran pemain, serta tekanan poin akan menentukan apakah Persib dapat mengukir sejarah sekaligus meraih gelar juara.













