Back to Bali – 05 Mei 2026 | Stadion Giovanni Zini di Cremona menjadi saksi pertarungan sengit pada Matchday ke‑35 Serie A antara US Cremonese dan SS Lazio. Dalam laga yang sarat tekanan, Lazio berhasil mengamankan tiga poin penting lewat gol tunggal Bonazzoli, sementara Cremonese harus menelan kekalahan tipis 1‑0. Di samping aksi di lapangan, pertandingan ini juga dikepung oleh aksi boikot terorganisir oleh suporter Lazio dan Inter yang menambah warna politik fanatik dalam kompetisi domestik Italia.
Garis Besar Pertandingan
Babak pertama dimulai dengan tempo tinggi. Cremonese, yang berada di zona degradasi (peringkat ke‑18 dengan 28 poin), menekan keras demi mencari gol pembuka. Namun, pertahanan Lazio yang terorganisir, dipimpin oleh lini belakang berisi Sernicola, Bianchetti, Vasquez, dan Valeri, berhasil menahan serangan demi serangan lawan.
Poin balik terjadi pada menit ke‑27 ketika Bonazzoli, yang masuk sebagai pengganti, memanfaatkan umpan silang dari Meite dan menanduk bola ke sudut bawah gawang. Gol tersebut menjadi satu-satunya dalam laga, memberi Lazio keunggulan 1‑0 di babak pertama.
Di babak kedua, Cremonese meningkatkan intensitas, namun Lazio tetap bertahan. Insiden penting terjadi pada menit ke‑78 ketika gelandang tengah Cremonese, Baschirotto, dipaksa keluar lapangan karena cedera. Kehilangan sosok kunci menambah beban mental bagi Cremonese.
Laga berakhir dengan skor 1‑0 untuk Lazio. Kemenangan ini menambah poin Lazio menjadi 48, menempatkan mereka di posisi ke‑10 klasemen, sekaligus menjadi persiapan penting menjelang final Coppa Italia melawan Inter Milan.
Boikot Suporter dan Dampaknya
Menjelang pertandingan, suporter Lazio dan Inter melancarkan aksi boikot terkoordinasi terhadap pertandingan Serie A. Boikot ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap kebijakan liga dan penanganan insiden keamanan pada beberapa laga sebelumnya. Meskipun tidak menghalangi pelaksanaan pertandingan, aksi boikot menurunkan kehadiran suporter di tribun, menciptakan atmosfer yang lebih sepi dibandingkan biasanya.
Menurut laporan lapangan, sekumpulan kelompok suporter menempati area khusus di luar stadion, menggelar demonstrasi damai dengan spanduk serta teriakan yang menuntut transparansi dan keamanan yang lebih baik. Pihak kepolisian setempat mengawal acara dengan ketat, namun tidak terjadi kerusuhan signifikan.
Preview Pra‑Pertandingan
Sebelum laga dimulai, banyak analis menyoroti pentingnya pertandingan bagi kedua tim. Cremonese, yang berjuang menghindari degradasi, membutuhkan kemenangan untuk menutup jarak dengan zona aman. Sementara itu, Lazio memanfaatkan laga ini sebagai batu loncatan untuk mengasah performa sebelum menghadapi Inter Milan di final Coppa Italia.
Berita resmi OneFootball mencatat bahwa Lazio mengumumkan skuat utama, termasuk panggilan pemain seperti Tavares, Zaccagni, dan Sanabria. Namun, beberapa pemain kunci tidak tersedia karena cedera atau skors. Ivan Provedel dan Danilo Cataldi dinyatakan absen, sementara Matteo Cancellieri dijatuhi skors karena kartu merah pada pertandingan sebelumnya.
Di sisi Cremonese, formasi 4‑3‑3 diharapkan dengan Carnesecchi di gawang, lini belakang Sernicola, Bianchetti, Vasquez, dan Valeri, serta lini tengah yang terdiri dari Pickel, Castagnetti, dan Meite. Serangan mengandalkan kolaborasi antara Okereke, Vardy, dan Tsadjout, meskipun Vardy belum pasti masuk karena isu kebugaran.
Statistik dan Catatan Head‑to‑Head
Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Lazio. Dalam tiga pertemuan terakhir sebelum laga ini, Lazio mencatat tiga kemenangan beruntun dengan selisih gol total 11‑2. Pertemuan terakhir pada musim ini berakhir 0‑0, menandakan potensi pertandingan yang ketat.
Statistik terkini memperlihatkan Lazio hanya mencatat satu clean sheet dalam lima laga tandang terakhirnya, sementara Cremonese berhasil mengumpulkan empat poin dari tiga laga kandang terakhir. Kedua tim memiliki catatan serangan yang beragam, namun Lazio lebih unggul dalam hal akurasi tembakan.
Cara Menyaksikan Pertandingan
Bagi penonton internasional, pertandingan dapat disaksikan melalui layanan streaming resmi. Penonton di Amerika Serikat dapat menonton lewat Paramount+, sementara di Inggris tayangan tersedia di TNT Sports. Penonton di Italia dapat mengakses siaran melalui DAZN atau Sky Italia. Kick‑off dijadwalkan pada sore hari waktu setempat, dengan build‑up yang dimulai beberapa menit sebelum peluit pertama.
Kesimpulan
Kemenangan tipis 1‑0 atas Cremonese memberikan Lazio dorongan moral menjelang final Coppa Italia. Di sisi lain, Cremonese harus kembali mengevaluasi taktik dan mencari solusi agar dapat mengamankan poin penting dalam upaya melawan degradasi. Boikot suporter menambah dimensi sosial dalam kompetisi, menegaskan bahwa sepakbola Italia tidak hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga dinamika di luar sana. Kedepannya, perhatian utama tetap pada persiapan Lazio untuk menghadapi Inter Milan, sementara Cremonese berjuang keras demi menjaga eksistensi mereka di Serie A.













